Key insights and market outlook
Bank Mandiri berhasil menerbitkan obligasi keberlanjutan senilai Rp 5 triliun, mencapai kelebihan permintaan 3,10 kali dengan total permintaan Rp 15,5 triliun. Obligasi ini diterbitkan dalam tiga seri dengan tenor dan kupon yang berbeda-beda, menunjukkan kepercayaan investor yang kuat terhadap kinerja keuangan dan prospek pertumbuhan bank.
Bank Mandiri telah berhasil menerbitkan obligasi keberlanjutan tahap I tahun 2025 senilai Rp 5 triliun, dengan tingkat kelebihan permintaan 3,10 kali menjadi Rp 15,5 triliun 1
Penerbitan obligasi ini dibagi dalam tiga seri: Seri A dengan tenor 370 hari dan kupon 4,85% (Rp 1 triliun), Seri B dengan tenor 3 tahun dan kupon 5,45% (Rp 2 triliun), serta Seri C dengan tenor 5 tahun dan kupon 5,95% (Rp 2 triliun) 2
Keberhasilan penerbitan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap kinerja keuangan yang kuat dan potensi pertumbuhan Bank Mandiri. Menurut Ari Rizaldi, Direktur Treasury dan International Banking, bank akan terus memperkuat pertumbuhan bisnis sambil menjaga keberlanjutan dan inklusivitas. Dana yang diperoleh akan dialokasikan untuk proyek energi terbarukan (60%) dan inisiatif dampak sosial (40%), termasuk akses layanan esensial dan pembiayaan UMKM.
Penerbitan obligasi yang sukses ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan pasar terhadap Bank Mandiri, tetapi juga menyoroti pentingnya keuangan berkelanjutan di pasar modal Indonesia. Transaksi ini dikelola oleh konsorsium underwriter terkemuka termasuk Mandiri Sekuritas, BCA Sekuritas, dan lainnya 2
Sustainability Bond Issuance
Oversubscription Achievement