Key insights and market outlook
Bank Mandiri berhasil menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap I Tahun 2025 senilai Rp5 triliun, dengan tingkat kelebihan permintaan (oversubscription) mencapai 3,10 kali atau Rp15,5 triliun dalam periode book building yang relatif singkat. Permintaan investor yang kuat ini menunjukkan kepercayaan terhadap komitmen Mandiri dalam praktik bisnis berkelanjutan dan kemampuannya mengelola inisiatif lingkungan dan sosial.
Bank Mandiri telah berhasil menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap I Tahun 2025 senilai Rp5 triliun, menunjukkan kepercayaan investor yang kuat terhadap inisiatif pembangunan berkelanjutan bank. Penerbitan ini menerima tingkat kelebihan permintaan (oversubscription) sebesar 3,10 kali, dengan total permintaan mencapai Rp15,5 triliun selama periode book building.
Penerbitan obligasi yang berhasil ini memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai pemimpin dalam keuangan berkelanjutan di sektor perbankan Indonesia. Tingkat oversubscription yang tinggi menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kemampuan bank dalam mengelola produk keuangan yang terkait dengan keberlanjutan dan komitmennya terhadap prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, dan Governance). Hasil dari penerbitan ini akan dialokasikan untuk mendukung proyek bisnis berkelanjutan yang selaras dengan strategi ESG bank secara keseluruhan.
Penerbitan obligasi keberlanjutan dalam jumlah besar yang berhasil ini menyoroti pentingnya pertimbangan ESG dalam pasar keuangan Indonesia. Hal ini juga menunjukkan minat investor terhadap produk investasi berkelanjutan yang didukung oleh lembaga keuangan besar seperti Bank Mandiri. Transaksi ini kemungkinan akan mendorong perusahaan lain di Indonesia untuk mengeksplorasi opsi pembiayaan berkelanjutan serupa, yang berpotensi mendorong pertumbuhan lebih lanjut di pasar keuangan hijau Indonesia.
Sustainability Bond Issuance
Oversubscribed Bond Offering