Key insights and market outlook
PT Bank Mega Syariah membukukan laba bersih Rp140,24 miliar hingga kuartal III/2025, meningkat 3,00% secara tahunan dari Rp136,16 miliar periode sama tahun lalu. Portofolio pembiayaan bank tumbuh 22,40% YoY menjadi Rp5,59 triliun, didorong oleh strategi bisnis yang berhasil dan inovasi digital. Meski menghadapi beberapa tantangan operasional, bank tetap optimis mencapai hasil positif untuk tahun penuh 2025.
PT Bank Mega Syariah melaporkan laba bersih sebesar Rp140,24 miliar untuk sembilan bulan pertama tahun 2025, meningkat 3,00% secara tahunan dari Rp136,16 miliar pada periode yang sama tahun 2024. Kinerja keuangan bank didorong oleh pertumbuhan signifikan dalam portofolio pembiayaannya, yang meningkat 22,40% YoY menjadi Rp5,59 triliun per September 2025.
Corporate Secretary Bank Mega Syariah, Hanie Dewita, menyatakan bahwa pertumbuhan pembiayaan didorong oleh keberhasilan implementasi strategi business-to-business-to-consumer (B2B2C), khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Segmen Syariah Card menunjukkan pertumbuhan luar biasa sebesar 114% YoY.
Meskipun bank menghadapi beberapa tantangan, termasuk peningkatan 22,85% dalam beban operasional lainnya menjadi Rp349,31 miliar dan penurunan Net Operation Margin (NOM) dari 1,35% menjadi 0,88%, manajemen tetap optimis mencapai hasil positif untuk tahun penuh 2025. Bank terus fokus meningkatkan layanan digital dan penawaran produk, seperti program Tabungan Mesya Berkah, untuk meningkatkan engagement nasabah dan menarik simpanan baru.
Q3 2025 Financial Results Announcement
22.40% YoY Growth in Financing Portfolio