Key insights and market outlook
Bank Mega Syariah mencatat Rp 324,2 miliar tabungan Haji hingga Oktober 2025, menunjukkan pertumbuhan 9% year-to-date. Jumlah nasabah juga meningkat 6% dibandingkan Desember 2024. Pertumbuhan ini didorong oleh kapabilitas digital bank dan popularitas produk Tabungan Haji iB, yang menawarkan setoran awal rendah dan bebas biaya administrasi bulanan.
Bank Mega Syariah telah melaporkan pertumbuhan signifikan pada produk tabungan Hajinya, dengan total nilai mencapai Rp 324,2 miliar hingga Oktober 2025. Ini mewakili peningkatan 9% year-to-date (YTD). Jumlah nasabah yang memiliki rekening tabungan Haji juga meningkat 6% dibandingkan akhir Desember 2024.
Pertumbuhan tabungan Haji diamati di berbagai wilayah, dengan kontribusi signifikan dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Pertumbuhan luas ini berdampak positif pada mobilisasi simpanan bank secara keseluruhan, dengan tabungan Haji menyumbang lebih dari 20% dari total tabungan Bank Mega Syariah.
Benadicto Alvonzo Ferary, Kepala Divisi Digital Business & Product Management Bank Mega Syariah, mengaitkan pertumbuhan ini dengan produk Tabungan Haji iB. Fitur produk ini, seperti setoran awal rendah, bebas biaya administrasi bulanan, dan integrasi dengan SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu), telah membuatnya menarik bagi nasabah. Selain itu, produk ini dapat dibuka oleh individu dari semua usia, baik secara online melalui aplikasi M-Syariah maupun langsung di kantor cabang.
Kesuksesan Tabungan Haji iB mencerminkan kepercayaan yang tumbuh pada kapabilitas perbankan digital Bank Mega Syariah. Kemampuan bank untuk menawarkan produk keuangan yang nyaman, mudah diakses, dan hemat biaya telah berkontribusi pada kinerja kuatnya di segmen tabungan Haji.
Hajj Savings Growth
Digital Product Adoption