Key insights and market outlook
PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) memprioritaskan penguatan fundamental di tengah rencana OJK untuk menghapus klasifikasi KBMI I bagi bank dengan modal inti hingga Rp6 triliun. Modal inti bank saat ini mencapai Rp4 triliun dengan Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 47,77% per Oktober 2025, menunjukkan kesehatan keuangan yang kuat. CEO Eri Budiono menekankan fokus pada perbaikan profitabilitas dan komunikasi yang lebih baik dengan pasar daripada berspekulasi terhadap perubahan regulasi yang masih dalam wacana 1
PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) memilih untuk fokus memperkuat kinerja fundamental daripada berspekulasi mengenai potensi penghapusan klasifikasi KBMI I oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Manajemen bank yang dipimpin CEO Eri Budiono memprioritaskan perbaikan profitabilitas, tata kelola, dan komunikasi pasar 1
Per Oktober 2025, Bank Neo Commerce mempertahankan modal inti sebesar Rp4 triliun, meningkat 1,52% dari September 2025 dan tumbuh 20,06% secara tahunan dari Oktober 2024. Posisi modal yang kuat ini tercermin dalam Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 47,77%, jauh lebih tinggi dari 35,89% pada Oktober 2024 1
Kinerja keuangan bank menunjukkan tren positif:
CEO Eri Budiono menyatakan bahwa menjadi bank yang lebih besar akan memungkinkan penawaran produk baru, seperti layanan valuta asing. Namun, bank masih menunggu panduan lebih lanjut dari regulator terkait potensi konsolidasi atau merger 1
Harga saham bank mengalami pertumbuhan signifikan, naik 166,06% sepanjang tahun hingga 17 Desember 2025. Manajemen mengaitkan kinerja pasar positif ini dengan fokus bank pada perbaikan fundamental, terutama profitabilitas dan tata kelola 2
Financial Results Announcement
Regulatory Policy Change