Key insights and market outlook
Bank of England diperkirakan akan memotong suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 3,75% menjelang Natal, di tengah tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja dan penurunan inflasi. Data inflasi November menunjukkan penurunan ke 3,2% dari 3,6% di Oktober, melampaui ekspektasi dan memperkuat argumen untuk pelonggaran moneter. Ekspektasi pasar menunjukkan probabilitas pemangkasan suku bunga sebesar 98%, dengan suku bunga baru menjadi yang terendah sejak awal 2023.
Bank of England (BoE) bersiap untuk menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 3,75% menjelang Natal, seiring dengan indikator ekonomi yang menunjukkan penurunan inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Keputusan ini didukung oleh probabilitas 98% berdasarkan ekspektasi pasar, menurut Reuters.
Data terbaru menunjukkan inflasi Inggris turun ke 3,2% di November, dari 3,6% di Oktober, memberikan dukungan penting bagi pemangkasan suku bunga. Penurunan ini lebih tajam dari perkiraan, mengindikasikan Inggris mungkin memasuki fase disinflasi yang lebih berkelanjutan. Sementara itu, pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda pelemahan, dengan pengangguran naik ke 5,1% antara Agustus dan Oktober - level tertinggi dalam hampir lima tahun.
Pertumbuhan ekonomi Inggris juga menunjukkan tanda-tanda perlambatan. PDB mengalami kontraksi sebesar 0,1% di Oktober, di luar ekspektasi dan menambah tekanan pada BoE untuk melonggarkan kebijakan moneter. Pertumbuhan upah juga melambat, semakin memperkuat argumen untuk pemangkasan suku bunga. Ekonom dari ICAEW dan PwC, termasuk Suren Thiru dan Adam Deasy, menyambut baik potensi pemangkasan suku bunga, mengingat kombinasi inflasi yang lebih rendah dan indikator ekonomi yang melemah.
Jika direalisasikan, penurunan suku bunga akan membawa suku bunga acuan ke level terendah sejak awal 2023. Langkah ini diharapkan dapat mendukung ekonomi di tengah pertumbuhan yang melambat dan inflasi yang terkendali. Keputusan ini dipandang sebagai respons seimbang untuk menjaga momentum ekonomi sekaligus mengendalikan tekanan inflasi.
Interest Rate Cut Expectation
Inflation Rate Decline
Economic Growth Slowdown