Bank Permata Achieves 10-Fold Asset Growth Over Two Decades Post-Merger
Back
Back
5
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Bank Permata Mencapai Pertumbuhan Aset 10 Kali Lipat dalam Dua Dekade Pasca-Merger

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Bank Permata Tbk (BNLI) telah mencapai pertumbuhan aset 10 kali lipat sejak merger pada 2002, dengan aset meningkat dari Rp29,2 triliun menjadi Rp269 triliun. Ekuitas bank tumbuh dari Rp1,6 triliun menjadi Rp54,27 triliun hingga September 2025. Laba bersih mencapai Rp2,88 triliun pada kuartal III/2025, menunjukkan kenaikan 3,49% tahun-ke-tahun. Portofolio kredit tumbuh 7,17% YoY menjadi Rp134,71 triliun, sementara dana pihak ketiga meningkat 6,87% menjadi Rp195,87 triliun.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Transformasi Bank Permata dalam Dua Dekade: Kisah Pertumbuhan

Dari Merger Menuju Pemain Utama

PT Bank Permata Tbk (BNLI) telah berhasil mentransformasikan dirinya selama dua dekade sejak merger pada 2002. Aset bank telah tumbuh 10 kali lipat dari Rp29,2 triliun menjadi Rp269 triliun. Direktur Utama Meliza Musa Rusli menyoroti pencapaian signifikan ini selama kunjungannya ke Bisnis Indonesia, Jakarta.

Sorotan Keuangan Utama

  • Total ekuitas telah tumbuh signifikan dari Rp1,6 triliun menjadi Rp54,27 triliun hingga September 2025
  • Laba bersih kuartal III/2025 mencapai Rp2,88 triliun, menunjukkan kenaikan 3,49% tahun-ke-tahun
  • Pendapatan bunga bersih mencapai Rp7,57 triliun, didukung oleh pendapatan bunga sebesar Rp12,84 triliun
  • Portofolio kredit tumbuh 7,17% YoY menjadi Rp134,71 triliun
  • Dana pihak ketiga meningkat 6,87% menjadi Rp195,87 triliun

Kepemilikan dan Perkembangan Strategis

Bank Permata dibentuk melalui merger lima bank: PT Bank Bali Tbk, PT Bank Universal Tbk, PT Bank Artamedia, PT Bank Patriot, dan PT Bank Prima Ekspress. Pada 2004, Standard Chartered Bank dan PT Astra International Tbk mengakuisisi Permata Bank dan memulai proses transformasi menyeluruh. Pada 2006, kepemilikan gabungan mereka meningkat menjadi 89,01%. Pada Mei 2020, Bangkok Bank mengakuisisi bank ini, yang saat ini memegang saham 89,12%. Bank meluncurkan logo baru pada September 2024, berubah dari berlian menjadi simbol teratai, mencerminkan kepemilikan baru.

Analisis Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan bank tetap kuat dengan:

  • Pendapatan bunga bersih Rp7,57 triliun
  • Pendapatan bunga tumbuh menjadi Rp12,84 triliun
  • Beban bunga mencapai Rp5,27 triliun
  • Pertumbuhan kredit 7,17% YoY
  • Pertumbuhan DPK 6,87% YoY

Transformasi ini menunjukkan adaptasi Bank Permata yang berhasil terhadap perubahan kondisi pasar dan komitmennya terhadap pertumbuhan di bawah struktur kepemilikan yang berbeda.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BNLI

Topics Covered

Banking TransformationFinancial PerformanceMerger Impact

Key Events

1

Asset Growth Achievement

2

Equity Expansion

3

Profit Increase

Timeline from 1 verified sources