Bank Raya Sees Strong Digital Banking Growth Potential Despite Low Trust
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Bank Raya Melihat Potensi Pertumbuhan Bank Digital Kuat Meski Kepercayaan Rendah

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Bank Raya Indonesia (AGRO) tetap optimis terhadap pertumbuhan perbankan digital meskipun kepercayaan konsumen terhadap bank digital masih rendah dibandingkan bank tradisional. Bank ini fokus pada literasi digital, investasi teknologi, dan manajemen risiko untuk memperkuat posisinya. Sektor jasa keuangan digital Indonesia diproyeksikan mencapai US$538 miliar dalam Gross Transaction Value (GTV) pada 2025, didorong penetrasi internet yang meningkat dan transaksi digital yang tumbuh 38,08% YoY hingga Q3 2025.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Raya Melihat Potensi Pertumbuhan Bank Digital Kuat Meski Kepercayaan Rendah

Strategi Pertumbuhan yang Optimis

PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO) tetap percaya diri terhadap potensi pertumbuhan perbankan digital di Indonesia meskipun laporan terbaru menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap bank digital masih lebih rendah dibandingkan bank tradisional. Direktur Keuangan Bank Raya, Rustarti Suri Pertiwi, menekankan bahwa tingkat penetrasi internet yang tinggi dan peningkatan literasi keuangan di Indonesia menjadi pendorong utama pertumbuhan perbankan digital.

Pendorong dan Statistik Pertumbuhan

  • Transaksi digital di Indonesia tumbuh 38,08% year-on-year hingga Q3 2025, mencapai Rp12,99 triliun transaksi
  • Sektor jasa keuangan digital diproyeksikan mencapai US$538 miliar dalam GTV pada 2025
  • Indonesia memimpin dalam tingkat pertumbuhan namun masih kalah dari negara tetangga seperti Malaysia (US$14 miliar) dan Thailand (US$17 miliar) dalam nilai pinjaman absolut

Area Fokus Strategis

  1. Investasi Teknologi: Bank Raya berinvestasi besar-besaran pada big data dan infrastruktur cloud sambil memperkuat tata kelola IT dan keamanan siber
  2. Literasi Digital: Bank ini mempromosikan literasi keuangan digital dan kesadaran keamanan digital melalui program edukasi live reguler di media sosial
  3. Manajemen Risiko: Meningkatkan kapabilitas manajemen risiko untuk menghadapi tantangan perbankan digital
  4. Loyalitas Pelanggan: Meluncurkan berbagai promosi dan program loyalitas untuk meningkatkan engagement pengguna

Konteks dan Tantangan Pasar

Laporan e-Conomy SEA 2025 oleh Google, Temasek, dan Bain & Company mengungkapkan bahwa meskipun jasa keuangan digital tumbuh cepat, hampir 46% konsumen Indonesia masih lebih percaya bank tradisional daripada layanan keuangan digital. Laporan tersebut menyarankan agar platform fokus pada pembiayaan modal kerja untuk usaha mikro dan kecil untuk menjembatani kesenjangan ini.

Outlook Masa Depan

Bank Raya sedang mempersiapkan diri menghadapi kompetisi ketat di bidang perbankan digital dengan memperkuat enabler bisnis utamanya. Bank ini percaya bahwa membangun hubungan pelanggan yang mendalam dan berorientasi nilai akan menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan di sektor jasa keuangan digital.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified
Related Stocks
AGRO

Topics Covered

Digital BankingFinancial TechnologyBanking Industry

Key Events

1

Digital Banking Growth Strategy

2

Financial Technology Investment

Timeline from 1 verified sources