Key insights and market outlook
PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO) menawarkan kesempatan investasi yang menarik dengan PBV saat ini 1,60 kali, jauh di bawah rata-rata industri perbankan digital sebesar 3,2 kali. Posisi strategis dalam Grup BRI, pertumbuhan laba bersih 23,9% YoY, dan pertumbuhan pinjaman digital 50,1% YoY menjadikannya menarik. Dengan kapitalisasi pasar Rp5,69 triliun dan harga saham Rp230, AGRO menawarkan potensi kenaikan di tengah kondisi makroekonomi yang mendukung dan pertumbuhan perbankan digital.
PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO) semakin menarik perhatian di ruang perbankan digital karena metrik valuasinya yang menarik. Per 28 November 2025, PBV AGRO berada di 1,60 kali, jauh lebih rendah dari rata-rata industri perbankan digital sebesar 3,2 kali. Kesenjangan valuasi ini menghadirkan potensi kesempatan investasi karena bank ini terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam operasinya.
Hasil keuangan Q3 2025 menunjukkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan laba bersih 23,9% YoY menjadi Rp41,97 miliar. Faktor pendorong utama meliputi:
Sebagai lengan perbankan digital dari Grup BRI, Bank Raya mendapatkan keuntungan dari infrastruktur induknya sambil menjaga agilitas sebagai digital attacker. Strategi O2O efektif mengurangi biaya akuisisi nasabah sambil memanfaatkan kehadiran fisik BRI untuk ekspansi. Pendekatan ekosistem ini terbukti sukses dengan pertumbuhan signifikan pada pinjaman dan simpanan.
Metrik valuasi komparatif menyoroti daya tarik AGRO:
Prospek bank ini semakin didukung oleh kondisi makroekonomi yang mendukung:
Dengan valuasi saat ini, lintasan pertumbuhan, dan posisi strategis dalam ekosistem BRI, Bank Raya menawarkan kasus investasi yang menarik. Saham ditutup di Rp230 per lembar pada 12 Desember 2025 dengan kenaikan 0,88% dalam sehari. Seiring pertumbuhan perbankan digital dan kembalinya investor asing ke pasar emerging, prospek AGRO tampak menjanjikan.
Q3 2025 Financial Results
Digital Lending Growth
Strategic Ecosystem Implementation