Key insights and market outlook
PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah melaporkan peningkatan laba bersih tahun berjalan sebesar 3,46% YoY menjadi Rp218,20 miliar hingga September 2025. Pendapatan dari penyaluran dana naik 10,05% YoY menjadi Rp1,85 triliun, sementara bagi hasil untuk pemilik dana investasi tumbuh 8,37% YoY menjadi Rp736,38 miliar. Bank ini mempertahankan rasio kecukupan modal yang kuat sebesar 20,69% dan menunjukkan peningkatan efisiensi operasional dengan rasio biaya terhadap pendapatan operasional yang menurun menjadi 84,63%.
PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah mencatat laba bersih sebesar Rp218,20 miliar untuk periode sembilan bulan hingga September 2025, menunjukkan peningkatan 3,46% year-on-year dibandingkan Rp210,90 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didukung oleh kenaikan 10,05% YoY dalam pendapatan dari penyaluran dana menjadi Rp1,85 triliun, yang didorong oleh aktivitas pembiayaan yang diperluas.
Bank ini menunjukkan kinerja keuangan yang kuat di beberapa metrik utama:
Aktivitas pembiayaan bank tetap kuat dengan total pembiayaan bagi hasil mencapai Rp10,38 triliun hingga September 2025. Di sisi liabilitas, bank berhasil menghimpun Rp1,51 triliun dalam simpanan wadiah, yang terdiri dari Rp114,72 miliar giro dan Rp1,39 triliun tabungan.
Metrik operasional menunjukkan hasil yang beragam:
Kinerja keuangan bank mencerminkan ketahanannya dalam lingkungan ekonomi saat ini sambil mempertahankan kepatuhan regulasi yang kuat dan efisiensi operasional.
Q3 2025 Financial Results Announcement
Profit Growth Report