Bank Sampoerna's Q3 2025 Profit Drops 79.5% Amid Challenging Market Conditions
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Laba Bank Sampoerna Kuartal III/2025 Turun 79,5% di Tengah Tantangan Pasar

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Bank Sahabat Sampoerna mencatat penurunan laba bersih sebesar 79,5% menjadi Rp10,71 miliar di kuartal III/2025 dibandingkan Rp52,31 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Meskipun menghadapi tantangan, penyaluran kredit bank tumbuh signifikan menjadi Rp11,501 triliun hingga September 2025. Bank ini tetap berkomitmen mendukung UMKM sambil menghadapi penurunan pendapatan bunga bersih dan kontraksi aset.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Analisis Kinerja Keuangan Bank Sampoerna Kuartal III/2025

Penurunan Laba Signifikan di Tengah Tantangan Pasar

PT Bank Sahabat Sampoerna melaporkan laba bersih Rp10,71 miliar untuk kuartal III/2025, menunjukkan penurunan signifikan sebesar 79,5% dari Rp52,31 miliar pada kuartal yang sama tahun 2024. Penurunan ini terjadi meskipun penyaluran kredit meningkat signifikan, dengan total kredit mencapai Rp11,501 triliun hingga September 2025, menunjukkan fokus bank dalam mendukung nasabahnya.

Sorotan Keuangan

  • Pendapatan bunga menurun 10,89% menjadi Rp1,15 triliun dibandingkan Rp1,3 triliun di kuartal III/2024
  • Beban bunga turun 6,43% menjadi Rp647,8 miliar dari Rp692,4 miliar
  • Pendapatan bunga bersih turun 15,9% menjadi Rp511,271 miliar
  • Total aset terkontraksi 10,1% menjadi Rp17,4 triliun dari Rp19,3 triliun pada September 2024
  • Dana pihak ketiga (DPK) menurun 11,3% menjadi Rp13 triliun

Fokus Strategis pada UMKM dan Perbankan Digital

Bank ini tetap komitmen mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan 64,53% dari total kredit disalurkan ke segmen ini. Rasio Loan to Deposit (LDR) berada pada 88,30%, menunjukkan peningkatan 3,8% dari 84,5% tahun sebelumnya. Bank juga fokus pada layanan perbankan digital, dengan transaksi melalui virtual account, pembayaran QRIS, dan transfer dana host-to-host mencapai 331 juta transaksi senilai Rp102 triliun dalam sembilan bulan pertama 2025.

Perspektif Manajemen

Direktur Finance & Business Planning, Henky Suryaputra, menekankan komitmen bank dalam mendukung UMKM di tengah tantangan pasar. CEO Ali Yong menyoroti pentingnya kemitraan strategis, menyebutkan kolaborasi dengan lebih dari 50 perusahaan fintech, multifinance, koperasi, dan lembaga keuangan lainnya untuk mempercepat digitalisasi UMKM.

Kualitas Aset dan Metrik Kinerja

Meskipun bank mempertahankan margin bunga bersih (NIM) sebesar 4,4%, bank menghadapi tantangan kualitas aset, melaporkan NPL gross sebesar 4,12% dan NPL net sebesar 2,45% hingga September 2025. Manajemen bank menunjukkan bahwa tantangan ini sedang ditangani melalui pemantauan yang cermat dan penyesuaian strategis.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Banking PerformanceMSME FinanceDigital Banking Adoption

Key Events

1

Q3 2025 Earnings Report

2

Credit Disbursement Growth

3

Digital Banking Transaction Surge

Timeline from 1 verified sources