Bank Syariah Nasional (BSN) Moves Headquarters to Jakarta Central, Strengthens Sharia Banking Position
Back
Back
5
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Bank Syariah Nasional (BSN) Pindahkan Kantor Pusat ke Jakarta Pusat, Perkuat Posisi Perbankan Syariah

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Bank Syariah Nasional (BSN) telah memindahkan kantor pusatnya ke Jakarta Pusat, efektif mulai 12 Desember 2025. Bank yang sepenuhnya dimiliki oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) ini memiliki total aset sebesar Rp70 triliun, menjadikannya bank syariah terbesar kedua di Indonesia. BSN dibentuk melalui penggabungan Unit Usaha Syariah BTN dan Bank Victoria Syariah, dengan alamat baru di Menara Bank BTN, Lantai 11, Jalan Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Syariah Nasional Perkuat Posisi dengan Pemindahan Kantor Pusat

Langkah Strategis ke Jakarta Pusat

PT Bank Syariah Nasional (BSN) secara resmi telah memindahkan kantor pusatnya dari Jakarta Selatan ke Jakarta Pusat, efektif mulai 12 Desember 2025. Lokasi baru berada di Menara Bank BTN, Lantai 11, Jalan Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat 10130. Langkah strategis ini dilakukan seiring dengan konsolidasi posisi BSN sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia dengan total aset sebesar Rp70 triliun.

Struktur Pembentukan dan Kepemilikan

BSN merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), dibentuk melalui restrukturisasi Unit Usaha Syariah BTN (UUS BTN) dan penggabungan dengan Bank Victoria Syariah. Proses restrukturisasi ini diselesaikan pada pertengahan November 2025, setelah memenuhi ketentuan regulasi POJK 12/2023. Pada tahun 2023, aset UUS BTN tercatat sebesar Rp54,3 triliun, dengan pertumbuhan CAGR sebesar 16,36% antara tahun 2020-2024.

Fokus Bisnis dan Jaringan

BSN fokus pada pembiayaan perumahan berbasis syariah (KPR) dan memiliki jaringan komprehensif yang terdiri dari 35 Kantor Cabang Syariah, 76 Kantor Cabang Pembantu Syariah, dan 589 Kantor Layanan Syariah di berbagai wilayah. Bank ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan pembiayaan yang tumbuh sebesar 15,04% CAGR dan dana pihak ketiga meningkat 20,12% CAGR antara 2020-2024.

Prospek Masa Depan dan Sinergi

Pembentukan BSN diharapkan menciptakan pertumbuhan yang seimbang antara bisnis perbankan konvensional dan syariah di bawah grup Bank BTN. Nixon LP Napitupulu, Direktur Utama BTN, menyatakan bahwa pemisahan ini dilakukan dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan ekonomi syariah ke depan. Bank ini berada pada posisi yang baik untuk memperkuat kehadirannya dalam ekosistem perbankan nasional sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi syariah.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BBTN

Topics Covered

Sharia BankingBanking RestructuringFinancial Institution Development

Key Events

1

BSN Headquarters Relocation

2

Sharia Business Unit Merger

3

Bank Restructuring Completion

Timeline from 1 verified sources