Key insights and market outlook
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA) mempertahankan Net Interest Margin (NIM) stabil di 3,23% hingga September 2025 melalui manajemen keseimbangan efektif antara dana murah dan deposito berjangka. Bank ini mencatat pendapatan bunga bersih Rp1,29 triliun selama Januari-September 2025. Di tengah persaingan ketat perbankan, SDRA mencapai pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) 2,8% year-on-year menjadi Rp32,42 triliun, terutama didorong oleh peningkatan deposito berjangka 11,1%. Bank ini memiliki Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 32,25%, menunjukkan posisi permodalan yang kuat.
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA) berhasil mempertahankan Net Interest Margin (NIM) stabil di 3,23% hingga September 2025, di tengah lingkungan likuiditas yang menantang dan persaingan ketat di sektor perbankan. Stabilitas ini dicapai melalui manajemen yang cermat antara dana murah dan deposito berjangka dengan suku bunga kompetitif.
Pendapatan bunga bersih bank ini selama Januari-September 2025 mencapai Rp1,29 triliun, menunjukkan sedikit penurunan dari Rp1,31 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Total Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 2,8% year-on-year menjadi Rp32,42 triliun, terutama didukung oleh peningkatan deposito berjangka 11,1% menjadi Rp24,37 triliun. Meskipun proporsi dana murah (CASA) menurun, biaya dana keseluruhan tetap terkendali.
Analis Phintraco Sekuritas mencatat bahwa strategi SDRA yang menggabungkan dana murah jangka pendek dan deposito jangka menengah dengan suku bunga kompetitif membantu meredam biaya pendanaan tanpa mengorbankan likuiditas. Portofolio kredit bank mencapai Rp46,1 triliun per September 2025, dengan rasio NPL bruto 2,35% dan NPL neto 1,28%, menunjukkan manajemen risiko kredit yang efektif.
Bank ini mempertahankan posisi permodalan yang kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 32,25% dan Common Equity Tier 1 (CET1) sebesar 31,09%, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Posisi permodalan yang kuat ini memberikan bank fleksibilitas untuk mengejar peluang pertumbuhan sambil menjaga profitabilitas jangka panjang.
Stable NIM Maintenance
Effective Fund Management
Strong Capital Position