Key insights and market outlook
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mempertahankan likuiditas valuta asing yang stabil hingga Kuartal III-2025, dengan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 80,4 triliun, tumbuh 7,7% secara tahunan. BCA tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan transaksi valuta asing nasabah dalam berbagai mata uang seiring meningkatnya aktivitas dan kebutuhan. Penyaluran kredit valas bank juga menunjukkan pertumbuhan positif, mendukung layanan keuangan komprehensif mereka.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA), salah satu bank terkemuka di Indonesia, menunjukkan kinerja kuat dalam mengelola likuiditas valuta asing hingga kuartal ketiga 2025. Menurut EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, dana pihak ketiga (DPK) bank dalam valuta asing mencapai Rp 80,4 triliun pada akhir Kuartal III-2025, tumbuh 7,7% secara tahunan. Pertumbuhan stabil DPK ini menunjukkan kepercayaan nasabah yang kuat terhadap stabilitas keuangan BCA.
BCA tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan transaksi valuta asing nasabah dalam berbagai mata uang. Hera menekankan bahwa seiring meningkatnya aktivitas bisnis dan kebutuhan valas, BCA dedikasi untuk menyediakan layanan valas komprehensif. Kemampuan bank mempertahankan likuiditas valas yang stabil sangat penting dalam mendukung perdagangan dan investasi internasional yang terus berkembang di Indonesia.
Bank juga melaporkan pertumbuhan positif dalam penyaluran kredit valas, yang penting untuk mendukung bisnis yang terlibat dalam perdagangan internasional. Ekspansi kredit valas ini menunjukkan fokus strategis BCA dalam memfasilitasi operasi bisnis global untuk nasabah korporatnya. Kombinasi pertumbuhan DPK dan peningkatan kredit valas memposisikan BCA sebagai pemain kunci di pasar valuta asing Indonesia.
Likuiditas valas BCA yang stabil dan DPK yang tumbuh mencerminkan posisi pasar bank yang kuat dan kemampuan menghadapi dinamika mata uang yang kompleks. Dengan ekonomi Indonesia yang terus terintegrasi dengan pasar global, bank seperti BCA memainkan peran penting dalam menyediakan layanan valuta asing yang andal. Komitmen bank untuk mempertahankan likuiditas kuat dan memperluas layanan valas kemungkinan akan mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan kepemimpinan pasar di sektor perbankan Indonesia.
DPK Growth in Forex
FX Loan Expansion