Key insights and market outlook
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pertumbuhan 4,4% year-on-year pada rekening nasabah individu dengan simpanan di atas Rp 5 miliar, sementara total simpanan dari rekening tersebut meningkat 8,4% YoY. Pertumbuhan ini sejalan dengan tren industri, di mana simpanan di atas Rp 5 miliar mencapai Rp 5.562 triliun pada Oktober 2025, tumbuh 18,3% secara tahunan menurut Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). BCA memastikan bahwa pertumbuhan ini terkendali.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat peningkatan jumlah nasabah individu dengan simpanan besar. Hingga September 2025, BCA melaporkan pertumbuhan 4,4% year-on-year pada jumlah rekening individu yang memiliki simpanan lebih dari Rp 5 miliar. Total nilai simpanan dari nasabah-nasabah ini meningkat sebesar 8,4% YoY.
Pertumbuhan ini sejalan dengan tren yang lebih luas di industri perbankan. Berdasarkan data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), simpanan yang melebihi Rp 5 miliar meningkat sebesar 18,3% secara tahunan dan mencapai Rp 5.562 triliun pada Oktober 2025. Data LPS ini menggarisbawahi adanya peningkatan signifikan pada simpanan bernilai tinggi di seluruh sektor perbankan.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyatakan bahwa bank yakin dapat mengelola pertumbuhan simpanan bernilai tinggi ini dengan efektif. Kemampuan bank dalam mengendalikan dana besar ini sangat penting karena menunjukkan kapasitas BCA dalam menangani arus modal besar secara efektif. Pertumbuhan simpanan nasabah super kaya ini dipandang sebagai indikator positif atas kepercayaan terhadap manajemen keuangan BCA.
Growth in High-Net-Worth Deposits
Increase in Large Deposits