BCA Sees Surge in Digital Transactions Ahead of 2025/2026 Year-End Holiday
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 19
Sources2 verified

BCA Catat Lonjakan Transaksi Digital Jelang Libur Nataru 2025/2026

Tim Editorial AnalisaHub·19 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat lonjakan signifikan dalam transaksi digital melalui layanan uang elektronik Flazz, dengan 964 juta transaksi hingga November 2025, atau tumbuh 11% secara tahunan 1

. Bank ini memproyeksikan pertumbuhan lanjutan selama periode liburan akhir tahun 2025/2026 karena meningkatnya mobilitas dan aktivitas keuangan. Volume transaksi digital BCA telah tumbuh 78% per tahun selama tiga tahun terakhir, mendukung pertumbuhan pendapatan non-bunga bank.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

BCA Catat Pertumbuhan Signifikan dalam Transaksi Digital

Lonjakan Transaksi Flazz

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah mencatat peningkatan luar biasa dalam transaksi melalui layanan uang elektronik Flazz. Hingga November 2025, transaksi Flazz mencapai 964 juta, atau tumbuh 11% secara tahunan 1

. Nilai transaksi juga tumbuh sebesar 12% secara tahunan. Saat ini, lebih dari 29 juta kartu Flazz beredar, menunjukkan adopsi instrumen pembayaran non-tunai yang kuat di kalangan konsumen.

Faktor yang Mendorong Pertumbuhan Transaksi

Periode menjelang liburan akhir tahun, termasuk Natal dan Tahun Baru (Nataru), secara historis berkontribusi signifikan terhadap peningkatan transaksi Flazz. Uang elektronik ini banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk pembayaran tol, tiket transportasi umum, dan pembelian di minimarket serta merchant ritel 1

. Executive Vice President Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera Haryn, menyatakan bahwa mobilitas tinggi selama musim liburan menjadi pendorong utama pertumbuhan ini.

Dampak terhadap Kinerja Keuangan

Peningkatan aktivitas transaksi berdampak positif pada kinerja keuangan BCA, terutama pada pendapatan non-bunga. Hingga Q3 2025, pendapatan non-bunga bank naik 12,4% tahun-ke-tahun menjadi Rp21,3 triliun, dengan pendapatan fee dan komisi tumbuh 9,5% tahun-ke-tahun menjadi Rp15,1 triliun 1

. Hera mengaitkan pertumbuhan ini dengan peningkatan volume transaksi secara keseluruhan.

Pertumbuhan Perbankan Digital

Layanan perbankan digital BCA menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan volume transaksi mobile dan internet banking meningkat 19% tahun-ke-tahun hingga September 2025 2

. Nilai transaksi melalui saluran digital ini juga naik 14% tahun-ke-tahun. Pertumbuhan ini mencerminkan semakin kuatnya ekosistem transaksi digital dan infrastruktur pembayaran BCA.

Sorotan Keuangan

Laba BCA-only mencapai Rp52,7 triliun hingga November 2025, naik 4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan bunga bersih mencapai Rp73 triliun, meningkat 4% tahun-ke-tahun, sementara pendapatan non-bunga sebesar Rp24,3 triliun, dibandingkan Rp21,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Penyaluran kredit BCA mencapai Rp921 triliun, meningkat 5%.

Outlook untuk Periode Liburan Akhir Tahun

BCA memproyeksikan pertumbuhan lanjutan dalam transaksi digital selama periode liburan akhir tahun 2025/2026. Pengalaman bank selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa musim liburan akan mendorong volume transaksi yang lebih tinggi karena meningkatnya mobilitas konsumen dan aktivitas keuangan.

Sumber

  1. [Bisnis.com](
  2. [Kontan](
Original Sources

Story Info

Published
0 months ago
Read Time
15 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Digital BankingE-money TransactionsFinancial TechnologyBanking Performance

Key Events

1

Digital Transaction Surge

2

Non-Interest Income Growth

3

E-money Adoption Increase

Timeline from 2 verified sources