Key insights and market outlook
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat lonjakan signifikan dalam transaksi digital melalui layanan uang elektronik Flazz, dengan 964 juta transaksi hingga November 2025, atau tumbuh 11% secara tahunan 1
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah mencatat peningkatan luar biasa dalam transaksi melalui layanan uang elektronik Flazz. Hingga November 2025, transaksi Flazz mencapai 964 juta, atau tumbuh 11% secara tahunan 1
Periode menjelang liburan akhir tahun, termasuk Natal dan Tahun Baru (Nataru), secara historis berkontribusi signifikan terhadap peningkatan transaksi Flazz. Uang elektronik ini banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk pembayaran tol, tiket transportasi umum, dan pembelian di minimarket serta merchant ritel 1
Peningkatan aktivitas transaksi berdampak positif pada kinerja keuangan BCA, terutama pada pendapatan non-bunga. Hingga Q3 2025, pendapatan non-bunga bank naik 12,4% tahun-ke-tahun menjadi Rp21,3 triliun, dengan pendapatan fee dan komisi tumbuh 9,5% tahun-ke-tahun menjadi Rp15,1 triliun 1
Layanan perbankan digital BCA menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan volume transaksi mobile dan internet banking meningkat 19% tahun-ke-tahun hingga September 2025 2
Laba BCA-only mencapai Rp52,7 triliun hingga November 2025, naik 4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan bunga bersih mencapai Rp73 triliun, meningkat 4% tahun-ke-tahun, sementara pendapatan non-bunga sebesar Rp24,3 triliun, dibandingkan Rp21,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Penyaluran kredit BCA mencapai Rp921 triliun, meningkat 5%.
BCA memproyeksikan pertumbuhan lanjutan dalam transaksi digital selama periode liburan akhir tahun 2025/2026. Pengalaman bank selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa musim liburan akan mendorong volume transaksi yang lebih tinggi karena meningkatnya mobilitas konsumen dan aktivitas keuangan.
Digital Transaction Surge
Non-Interest Income Growth
E-money Adoption Increase