Key insights and market outlook
PT Bank BCA Syariah melaporkan peningkatan laba bersih 15,57% YoY menjadi Rp154,17 miliar hingga September 2025, didorong oleh kenaikan pendapatan 11,40% menjadi Rp615,19 miliar. Pendapatan pembiayaan bank mencapai Rp953,83 miliar, tumbuh 18,41% YoY. Meskipun biaya operasional naik 9,78%, bank tetap mencatatkan laba operasional Rp199,24 miliar, naik 14,92% YoY.
PT Bank BCA Syariah melaporkan laba bersih sebesar Rp154,17 miliar untuk sembilan bulan pertama tahun 2025, yang merupakan peningkatan 15,57% year-on-year (YoY) dibandingkan Rp133,40 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kinerja positif ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan dan aktivitas pembiayaan yang signifikan.
Pendapatan bank, yang diukur sebagai pendapatan setelah distribusi bagi hasil kepada deposan, tumbuh sebesar 11,40% YoY dari Rp552,25 miliar menjadi Rp615,19 miliar. Pertumbuhan ini terutama didukung oleh kenaikan pendapatan pembiayaan sebesar 18,41% YoY menjadi Rp953,83 miliar, naik dari Rp805,54 miliar pada periode yang sama tahun 2024.
Meskipun mengalami kenaikan beban operasional lainnya sebesar 9,78% YoY menjadi Rp415,95 miliar, BCA Syariah tetap mempertahankan profitabilitas operasional. Kenaikan beban sebagian disebabkan oleh peningkatan biaya promosi sebesar 43,68% menjadi Rp19,91 miliar dan kenaikan beban lainnya sebesar 13,21% menjadi Rp182,21 miliar.
Laba operasional bank mencapai Rp199,24 miliar, menandai pertumbuhan 14,92% YoY dari Rp173,37 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Meskipun bank mencatat rugi non-operasional sebesar Rp1,58 miliar, ini merupakan penurunan 32,09% YoY dibandingkan rugi Rp2,34 miliar pada kuartal III/2024.
BCA Syariah menunjukkan pertumbuhan kuat dalam aktivitas intermediasi. Pembiayaan bagi hasil bank tumbuh sebesar 15,41% YoY menjadi Rp8,86 triliun, sementara simpanan wadiah meningkat sebesar 7,00% YoY menjadi Rp3,34 triliun. Namun, rasio keuangan bank menunjukkan sinyal campuran: rasio kecukupan modal minimum (KPMM) menurun menjadi 28,09% dari 31,56%, sementara NPF gross naik menjadi 1,64% dari 1,37% dan NPF net meningkat menjadi 0,21% dari 0,09%.
Marjin Operasional Bersih (NOM) bank sedikit menurun menjadi 1,57% dari 1,63% pada tahun sebelumnya. Rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional membaik secara marginal menjadi 80,00% dari 80,05%, menunjukkan efisiensi operasional yang stabil.
Q3 2025 Financial Results Announcement
Profit Growth Achievement