Key insights and market outlook
PT Bank Central Asia (BBCA) akan membagikan dividen interim sebesar Rp55 per saham untuk tahun buku 2025, dengan total Rp6,77 triliun. Tanggal cum dividen ditetapkan pada 2 Desember 2025 untuk pasar reguler dan negosiasi, dengan tanggal pencatatan pada 4 Desember 2025. Ini melanjutkan sejarah konsistensi BCA dalam pembagian dividen, dengan rasio pembayaran dividen sekitar 68% di tahun-tahun sebelumnya.
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) telah mengumumkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025, dengan beberapa tanggal penting yang perlu diperhatikan oleh pemegang saham. Perusahaan akan membagikan Rp55 per saham, dengan total Rp6,77 triliun. Pembagian dividen ini melanjutkan praktik konsistensi BCA dalam berbagi keuntungan dengan pemegang saham, dengan mempertahankan rasio pembayaran dividen sekitar 68% di tahun-tahun sebelumnya.
Keputusan untuk membagikan dividen interim ini mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Maret 2025, dan persetujuan selanjutnya dari direksi dan dewan komisaris. Pembayaran dividen ini menandai tahun kelima berturut-turut BCA membagikan dividen interim, dengan tren kenaikan yang konsisten dalam jumlah dividen.
Jumlah dividen yang meningkat menunjukkan kinerja keuangan BCA yang kuat dan komitmen untuk memberikan nilai kepada pemegang saham. Stabilitas keuangan BCA dan kebijakan dividen yang konsisten telah menjadikan saham ini favorit di kalangan investor di sektor perbankan Indonesia.
Pengumuman dividen diharapkan berdampak positif pada daya tarik saham BCA, terutama bagi investor yang berfokus pada pendapatan. Saham akan diperdagangkan cum-dividen pada 2 Desember 2025, artinya investor yang membeli saham pada atau sebelum tanggal ini akan memenuhi syarat untuk pembayaran dividen.
Kebijakan dividen BCA yang konsisten, ditambah dengan fundamental keuangan yang kuat, memposisikan bank ini secara menguntungkan dalam lanskap perbankan Indonesia yang kompetitif. Kemampuan bank untuk mempertahankan rasio pembayaran dividen yang tinggi mencerminkan posisi modal yang kuat dan strategi manajemen modal yang efektif.
Interim Dividend Declaration
Shareholder Payout