Key insights and market outlook
Direktur Jenderal Bea Cukai, Djaka Budi Utama, menanggapi peringatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tentang potensi pembekuan departemen Bea Cukai jika perbaikan tidak dilakukan. Djaka menekankan perlunya dukungan publik untuk melaksanakan reformasi yang diperlukan. Peringatan tersebut mengikuti contoh intervensi pemerintah sebelumnya, seperti pada masa pemerintahan Soeharto. Situasi ini menyoroti pentingnya kolaborasi pemangku kepentingan dalam mendorong perubahan institusional.
Direktur Jenderal Bea Cukai, Djaka Budi Utama, telah menanggapi peringatan Menteri Keuangan mengenai potensi pembekuan departemen tersebut. Peringatan dikeluarkan karena masalah kinerja departemen dan kebutuhan akan perbaikan. Djaka Budi Utama menekankan bahwa meskipun ada niat untuk meningkatkan kinerja, proses tersebut membutuhkan dukungan publik yang signifikan.
Ancaman pembekuan mengingatkan pada tindakan pemerintah sebelumnya terhadap institusi negara yang berkinerja buruk. Pada masa pemerintahan Soeharto, tindakan serupa pernah dilakukan. Situasi saat ini menunjukkan perlunya reformasi komprehensif dan menyoroti pentingnya kolaborasi pemangku kepentingan.
Djaka Budi Utama menekankan bahwa keberhasilan upaya reformasi bergantung pada dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat. Dukungan ini sangat penting untuk melaksanakan perubahan yang diperlukan dan memastikan efektivitas reformasi. Departemen Bea Cukai memainkan peran penting dalam pengumpulan pendapatan negara, menjadikan perbaikannya sebagai prioritas pemerintah.
Potential Freezing of Customs Department
Call for Public Support in Reform