Key insights and market outlook
Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) karena adanya aktivitas pasar tidak biasa (UMA) setelah pencatatan sahamnya di BEI. Harga saham RLCO melonjak 143,36% sejak penawaran umum perdana, ditutup pada level Rp 550 per saham pada Jumat (12/12/2025) dengan kenaikan harian 25%. BEI mengklarifikasi bahwa pengumuman UMA tidak selalu menunjukkan adanya pelanggaran peraturan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memulai pemantauan terhadap saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) karena terdeteksi adanya aktivitas pasar tidak biasa (UMA) setelah pencatatan saham perusahaan tersebut di BEI pada 8 Desember 2025. Pengawasan regulasi ini muncul setelah saham perusahaan menunjukkan pergerakan harga yang luar biasa sejak debutnya.
Harga saham RLCO mengalami lonjakan dramatis sebesar 143,36% dari harga penawaran umum perdana. Pada penutupan perdagangan Jumat, 12 Desember 2025, saham tersebut mencapai level Rp 550 per saham, mewakili kenaikan harian sebesar 25%. Pergerakan harga yang substansial ini memicu perhatian bursa dan pemantauan selanjutnya.
Sebagai respons terhadap UMA yang terdeteksi, BEI mengeluarkan pernyataan yang mengklarifikasi bahwa pengumuman UMA tidak selalu menunjukkan pelanggaran terhadap peraturan pasar modal. Bursa menekankan bahwa pengumuman tersebut merupakan bagian dari aktivitas pemantauan rutin mereka untuk menjaga integritas pasar.
Pergerakan harga saham RLCO yang signifikan menyoroti minat investor yang kuat terhadap pencatatan saham baru di BEI. Sebagai perusahaan yang baru terdaftar, kinerja saham Abadi Lestari Indonesia akan terus diawasi ketat oleh regulator dan pelaku pasar. Kemampuan perusahaan untuk mempertahankan momentum pasar sambil mematuhi persyaratan regulasi akan menjadi faktor penting di periode mendatang.
New Listing Surveillance
Unusual Market Activity Detection