Key insights and market outlook
Telegram telah menjadi lahan subur bagi kejahatan siber, terutama penipuan investasi bodong. 7 tanda utama penawaran investasi penipuan meliputi: imbal hasil tidak realistis, keuntungan jangka pendek, klaim tanpa risiko, penekanan pada perekrutan, kurangnya transparansi pengelolaan, ciri-ciri skema Ponzi, dan ketiadaan izin OJK. Korban dapat melapor ke Satgas PASTI melalui portal khusus OJK.
Telegram, aplikasi perpesanan populer, telah menjadi lahan subur bagi pelaku kejahatan siber untuk menjalankan penipuan investasi. Meningkatnya popularitas produk keuangan digital diiringi dengan lonjakan aktivitas penipuan. Memahami tanda-tanda peringatan penipuan ini sangat penting untuk melindungi calon investor.
Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) yang terdiri dari 21 instansi pemerintah, menyediakan platform khusus untuk melaporkan aktivitas mencurigakan. Untuk melapor:
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memainkan peran krusial dalam mengatur dan mengawasi produk keuangan. Investor disarankan memverifikasi legalitas peluang investasi melalui OJK sebelum melakukan investasi. Badan regulasi ini bekerja sama dengan Satgas PASTI untuk melawan aktivitas keuangan ilegal dan melindungi kepentingan konsumen.
Investment Scam Warning
Reporting Mechanism Launch
Regulatory Crackdown