Key insights and market outlook
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) telah mengalokasikan Rp 300 miliar untuk pengembangan sistem IT dan peningkatan keamanan siber. Anggaran ini mencakup belanja modal (Capex) dan biaya operasional (Opex) untuk sistem teknologi informasi. Alokasi ini dinilai signifikan dan akan digunakan tidak hanya untuk keamanan tetapi juga pengembangan sistem secara keseluruhan.
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), yang dikenal sebagai BFI Finance, telah melakukan investasi signifikan dalam meningkatkan langkah-langkah keamanan siber dengan mengalokasikan Rp 300 miliar untuk belanja modal (Capex) dan biaya operasional (Opex) yang terkait dengan sistem Teknologi Informasi (IT). Menurut Sudjono, Direktur Keuangan perusahaan, anggaran besar ini tidak hanya dikhususkan untuk langkah-langkah keamanan tetapi juga akan digunakan untuk pengembangan sistem yang lebih luas dan kemajuan teknologi.
Dana yang dialokasikan akan didistribusikan ke berbagai aspek pengembangan IT, termasuk namun tidak terbatas pada peningkatan keamanan. Sudjono menekankan bahwa anggaran tersebut akan mendukung berbagai aspek infrastruktur teknologi mereka, menyatakan, "Kami menganggarkan sekitar Rp 300 miliar untuk Capex dan Opex terkait teknologi informasi untuk pengembangan sistem, termasuk keamanan dan aspek terkait lainnya. Tidak semata-mata untuk keamanan saja." Pendekatan komprehensif ini menggarisbawahi komitmen BFI Finance tidak hanya untuk memperkuat postur keamanan siber mereka tetapi juga memodernisasi kemampuan IT secara keseluruhan.
Di era digital yang berkembang pesat saat ini, di mana ancaman siber semakin canggih, sikap proaktif BFI Finance terhadap keamanan siber sangatlah penting. Keputusan perusahaan untuk mengalokasikan sumber daya substansial ke area ini mencerminkan pengakuan yang meningkat akan pentingnya langkah-langkah keamanan siber yang kuat dalam menjaga kepercayaan pelanggan dan melindungi informasi keuangan sensitif.
Investasi strategis ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan operasional BFI Finance dan berpotensi meningkatkan posisi kompetitifnya di sektor jasa keuangan. Dengan memperkuat infrastruktur IT dan kerangka kerja keamanan siber, perusahaan lebih siap untuk mendukung tujuan pertumbuhan bisnisnya sambil mengurangi risiko yang terkait dengan operasi digital.
Cybersecurity Budget Allocation
IT Infrastructure Investment