BFI Finance Allocates Rp300 Billion for IT Capex to Counter Cyber Threats
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

BFI Finance Anggarkan Rp300 Miliar untuk Capex IT Antisipasi Ancaman Siber

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

BFI Finance (BFIN) mengalokasikan Rp300 miliar untuk belanja modal (capex) dan biaya operasional (opex) IT guna meningkatkan langkah-langkah keamanan siber setelah mengalami serangan siber signifikan pada 2023. Perusahaan sebelumnya mengalami insiden siber besar, kehilangan akses ke beberapa sistem namun berhasil pulih melalui pusat data cadangan. Investasi ini akan fokus pada penguatan infrastruktur keamanan dan implementasi mekanisme kontrol yang kuat untuk mencegah serangan di masa depan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

BFI Finance Perkuat Keamanan Siber dengan Investasi IT Rp300 Miliar

Memperkuat Pertahanan Digital

BFI Finance (BFIN) telah mengumumkan rencana untuk mengalokasikan sekitar Rp300 miliar untuk belanja modal (capex) dan biaya operasional (opex) terkait teknologi dalam menanggapi ancaman siber yang meningkat. Perusahaan jasa keuangan ini, yang sebagian dimiliki oleh Garibaldi Boy Thohir dan Jerry Ng, mengalami serangan siber signifikan pada 2023 yang mendorong investasi besar-besaran dalam keamanan IT.

Pembelajaran dari Pengalaman Masa Lalu

Direktur Keuangan BFI Finance, Sudjono, mengungkapkan bahwa perusahaan pernah mengalami serangan siber pada 2023. Meskipun dapat mengidentifikasi pelanggaran dengan cepat, proses pemulihan memakan waktu lama karena adanya malware yang tertanam dalam aplikasi yang ada. Insiden ini menyoroti pentingnya memiliki sistem backup yang kuat dan pusat data ganda. BFI Finance beruntung memiliki empat set data, dengan dua set disimpan di pusat pemulihan bencana yang memungkinkan mereka mengembalikan sistem kritis.

Pembelajaran dan Langkah Masa Depan

Pengalaman ini memberikan pelajaran berharga tentang keamanan siber. Pertama, perusahaan menyadari pentingnya tidak mengandalkan kontrol akses satu orang untuk sistem kritis. Sudjono menekankan perlunya mekanisme kontrol yang kuat untuk mencegah akses tidak sah dari jarak jauh. Kedua, perusahaan telah berinvestasi besar-besaran dalam meningkatkan infrastruktur keamanan IT mereka. Ini termasuk implementasi kluster keamanan ganda dan melibatkan ahli IT eksternal untuk memperkuat sistem mereka terhadap potensi ancaman siber.

Implementasi dan Hasil yang Diharapkan

Rp300 miliar yang dialokasikan akan digunakan untuk capex dan opex terkait pengembangan IT, dengan porsi signifikan untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan. Meskipun tidak semua anggaran secara eksklusif untuk keamanan siber, ini mewakili pendekatan komprehensif untuk meningkatkan infrastruktur IT secara keseluruhan. BFI Finance bertujuan menciptakan lingkungan digital yang lebih tangguh melalui investasi ini, memastikan perlindungan yang lebih baik terhadap serangan siber di masa depan dan menjaga integritas operasional mereka.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BFIN

Topics Covered

Cybersecurity InvestmentFinancial Services TechnologyIT Security Measures

Key Events

1

IT Capex Allocation

2

Cybersecurity Enhancement

3

Post-Attack System Upgrade

Timeline from 1 verified sources