Key insights and market outlook
BFI Finance (BFIN) mengalokasikan Rp300 miliar untuk belanja modal (capex) dan biaya operasional (opex) IT guna meningkatkan langkah-langkah keamanan siber setelah mengalami serangan siber signifikan pada 2023. Perusahaan sebelumnya mengalami insiden siber besar, kehilangan akses ke beberapa sistem namun berhasil pulih melalui pusat data cadangan. Investasi ini akan fokus pada penguatan infrastruktur keamanan dan implementasi mekanisme kontrol yang kuat untuk mencegah serangan di masa depan.
BFI Finance (BFIN) telah mengumumkan rencana untuk mengalokasikan sekitar Rp300 miliar untuk belanja modal (capex) dan biaya operasional (opex) terkait teknologi dalam menanggapi ancaman siber yang meningkat. Perusahaan jasa keuangan ini, yang sebagian dimiliki oleh Garibaldi Boy Thohir dan Jerry Ng, mengalami serangan siber signifikan pada 2023 yang mendorong investasi besar-besaran dalam keamanan IT.
Direktur Keuangan BFI Finance, Sudjono, mengungkapkan bahwa perusahaan pernah mengalami serangan siber pada 2023. Meskipun dapat mengidentifikasi pelanggaran dengan cepat, proses pemulihan memakan waktu lama karena adanya malware yang tertanam dalam aplikasi yang ada. Insiden ini menyoroti pentingnya memiliki sistem backup yang kuat dan pusat data ganda. BFI Finance beruntung memiliki empat set data, dengan dua set disimpan di pusat pemulihan bencana yang memungkinkan mereka mengembalikan sistem kritis.
Pengalaman ini memberikan pelajaran berharga tentang keamanan siber. Pertama, perusahaan menyadari pentingnya tidak mengandalkan kontrol akses satu orang untuk sistem kritis. Sudjono menekankan perlunya mekanisme kontrol yang kuat untuk mencegah akses tidak sah dari jarak jauh. Kedua, perusahaan telah berinvestasi besar-besaran dalam meningkatkan infrastruktur keamanan IT mereka. Ini termasuk implementasi kluster keamanan ganda dan melibatkan ahli IT eksternal untuk memperkuat sistem mereka terhadap potensi ancaman siber.
Rp300 miliar yang dialokasikan akan digunakan untuk capex dan opex terkait pengembangan IT, dengan porsi signifikan untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan. Meskipun tidak semua anggaran secara eksklusif untuk keamanan siber, ini mewakili pendekatan komprehensif untuk meningkatkan infrastruktur IT secara keseluruhan. BFI Finance bertujuan menciptakan lingkungan digital yang lebih tangguh melalui investasi ini, memastikan perlindungan yang lebih baik terhadap serangan siber di masa depan dan menjaga integritas operasional mereka.
IT Capex Allocation
Cybersecurity Enhancement
Post-Attack System Upgrade