Transformasi Digital Sektor BFSI: Memanfaatkan Solusi Low-Code/No-Code
Pentingnya Transformasi Digital di Sektor BFSI
Sektor BFSI saat ini mengalami pergeseran signifikan menuju digitalisasi, didorong oleh kemajuan teknologi dan perubahan permintaan konsumen. Perusahaan di sektor ini menghadapi tekanan untuk menyediakan layanan pelanggan 24/7, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat langkah-langkah keamanan. Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk bertahan dan bersaing.
Faktor Pendorong Transformasi Digital
- Peningkatan Pengalaman Pelanggan: Digitalisasi memungkinkan perusahaan BFSI menawarkan layanan 24 jam sehari, meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan. Data dari Market Research Indonesia menunjukkan peningkatan 158% dalam penggunaan perbankan digital antara 2018 dan 2023.
- Efisiensi Operasional: Proses digital dan otomatisasi mengurangi biaya operasional hingga 30%, sebagaimana dilaporkan McKinsey. Hal ini dicapai melalui proses yang lebih ramping dan intervensi manual yang berkurang.
- Keamanan yang Ditingkatkan: Adopsi teknologi canggih seperti autentikasi biometrik dan enkripsi meningkatkan keamanan transaksi dan data pelanggan. Accenture melaporkan bahwa 82% bank mengalami peningkatan ancaman siber, menjadikan langkah-langkah keamanan yang kuat sangat penting.
- Kepatuhan Regulasi: Regulasi seperti POJK Nomor 21 Tahun 2023 di Indonesia mewajibkan implementasi praktik digital yang aman, termasuk Two Factor Authentication (2FA).
- Keunggulan Kompetitif: Dengan munculnya perusahaan fintech, pemain BFSI tradisional harus berinovasi untuk tetap relevan. Sekitar 80% konsumen lebih memilih layanan keuangan dari perusahaan yang memiliki platform digital yang mudah digunakan dan inovatif, menurut KPMG.
Transformasi Digital di Berbagai Sub-Sektor BFSI
Perbankan
- Perbankan Digital: Layanan seperti aplikasi mobile banking memungkinkan nasabah melakukan transaksi tanpa mengunjungi cabang fisik.
- Layanan Pelanggan Berbasis AI: Chatbot memberikan bantuan 24/7, mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
- Keamanan Biometrik: Fitur seperti pengenalan wajah dan pemindaian sidik jari meningkatkan keamanan transaksi.
Fintech
- Pinjaman Peer-to-Peer: Platform menghubungkan peminjam langsung dengan pemberi pinjaman, memfasilitasi proses pinjaman yang cepat dan efisien.
- Metode Pembayaran yang Beragam: Perusahaan fintech menawarkan berbagai pilihan pembayaran digital, termasuk e-wallet dan pembayaran QR code.
- Penasihat Virtual: Saran investasi berbasis algoritma yang disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan individu.
Asuransi
- Platform Asuransi Digital: Nasabah dapat membeli, mengelola, dan mengklaim polis asuransi secara online.
- Analisis Big Data: Perusahaan asuransi menggunakan analitik data untuk menilai risiko lebih akurat dan menawarkan polis yang dipersonalisasi.
- Produk Asuransi Mikro: Produk asuransi yang fleksibel dan terjangkau, disesuaikan dengan kebutuhan individu.
Tantangan dalam Transformasi Digital BFSI
- Keterbatasan Talenta IT: Perusahaan BFSI sering kesulitan mencari profesional IT terampil untuk menggerakkan inisiatif digital.
- Backlog Tim IT yang Ada: Sumber daya IT yang terbatas sering kali sudah terbebani dengan tugas-tugas rutin, sehingga sulit untuk memprioritaskan proyek transformasi digital.
- Keterbatasan Anggaran: Investasi signifikan diperlukan untuk teknologi, pelatihan, dan pemeliharaan sistem.
- Lanskap Teknologi yang Berubah Cepat: Perusahaan BFSI membutuhkan solusi fleksibel untuk beradaptasi dengan kebutuhan teknologi baru dengan cepat.
- Kekhawatiran Keamanan: Menangani data pelanggan yang sensitif memerlukan langkah-langkah keamanan yang kuat untuk menjaga kepercayaan dan mematuhi regulasi.
Low-Code/No-Code: Solusi untuk Transformasi Digital BFSI
Platform low-code/no-code seperti Mekari Officeless memungkinkan perusahaan BFSI mengembangkan aplikasi kustom tanpa pengetahuan coding yang luas. Platform ini menawarkan:
- Antarmuka Drag-and-Drop: Menyederhanakan pengembangan aplikasi bagi pengguna non-teknis.
- Template yang Telah Dibuat: Mempercepat proses pengembangan.
- Fleksibilitas dan Kustomisasi: Memungkinkan perusahaan menyesuaikan solusi dengan kebutuhan spesifik mereka.
Dengan mengadopsi solusi low-code/no-code, perusahaan BFSI dapat mempercepat perjalanan transformasi digital mereka, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperbaiki pengalaman pelanggan.