Key insights and market outlook
Bank Indonesia (BI) telah meningkatkan insentif likuiditas melalui program Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) menjadi Rp404,6 triliun, dengan Rp179,9 triliun disalurkan ke bank swasta dan Rp179,4 triliun ke bank milik negara 2
Bank Indonesia telah meningkatkan secara signifikan Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) menjadi Rp404,6 triliun per awal November 2025, meningkat dari alokasi awal Rp283 triliun untuk tahun penuh 3
Meskipun BI Rate turun 125 basis poin sejak awal 2025, suku bunga kredit perbankan menunjukkan respons yang terbatas, dengan:
Program KLM secara spesifik menargetkan sektor prioritas termasuk:
BI memperkuat kerangka KLM efektif 1 Desember 2025, dengan fokus pada insentif berbasis kinerja yang mendorong bank untuk:
Penyesuaian ini diharapkan dapat memberikan tambahan insentif likuiditas sekitar Rp18,5 triliun 2
KLM Liquidity Incentive Increase
BI Rate Reduction
Banking Sector Liquidity Support