BI Chief Perry Warjiyo Emphasizes Synergy for National Economic Growth at PTBI 2025
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Bos BI Perry Warjiyo Tekankan Sinergi untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional di PTBI 2025

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menekankan pentingnya sinergi yang diperkuat di berbagai sektor untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berdaya tahan dalam pertemuan PTBI 2025. Beliau menyoroti lima area penting: stabilisasi dan stimulasi permintaan, industrialisasi dan pengembangan ekonomi kerakyatan, pendalaman pasar keuangan, akselerasi ekonomi digital, dan peningkatan kerja sama internasional. Warjiyo mempresentasikan gagasan ini dalam kerangka 'Soemitornomics', sebuah konsep ekonomi yang dikembangkan oleh Prof. Sumitro Djojohadikusumo, ayah dari Presiden Prabowo Subianto.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bos BI Dorong Sinergi untuk Pengembangan Ekonomi Nasional

Area Kunci untuk Pertumbuhan Ekonomi diidentifikasi

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam pertemuan tahunan PTBI 2025. Berbicara di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan pejabat lainnya, Warjiyo menguraikan lima area strategis yang memerlukan kolaborasi lebih erat: stabilisasi dan stimulasi permintaan, industrialisasi dan pengembangan ekonomi kerakyatan, pendalaman pasar keuangan melalui mekanisme pembiayaan yang lebih baik, akselerasi ekonomi digital nasional, dan penguatan kerja sama perdagangan dan investasi internasional.

Kerangka Soemitornomics

Warjiyo mempresentasikan inisiatif ini dalam kerangka konseptual 'Soemitornomics', sebuah filosofi ekonomi yang dikembangkan oleh Prof. Sumitro Djojohadikusumo - ayah dari Presiden Prabowo Subianto. Kerangka ekonomi ini menekankan pentingnya industrialisasi, kemandirian nasional, dan intervensi pemerintah yang strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan. Gubernur BI menekankan bahwa pendekatan ini tetap sangat relevan dengan tantangan dan peluang ekonomi Indonesia saat ini.

Koordinasi dan Implementasi Kebijakan

Pimpinan BI menekankan pentingnya kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi dalam menjaga stabilitas ekonomi. Beliau mencatat bahwa langkah-langkah kebijakan baru-baru ini, termasuk penerbitan obligasi pemerintah, pembelian SBN di pasar sekunder oleh BI, dan pengelolaan devisa yang strategis melalui DHE SDA, telah berperan penting dalam mendukung stabilitas ekonomi. Lebih lanjut, Warjiyo menyoroti peran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam menjaga stabilitas sistem keuangan sambil mengimplementasikan Undang-Undang Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Inisiatif Kunci dan Hasil yang Diharapkan

  1. Upaya stabilisasi melalui kebijakan moneter dan fiskal yang terkoordinasi
  2. Pengembangan industri dengan fokus pada hilirisasi dan penciptaan nilai tambah
  3. Pendalaman keuangan melalui akses pembiayaan yang lebih baik
  4. Akselerasi ekonomi digital melalui fintech dan infrastruktur digital
  5. Kerja sama internasional untuk menarik investasi strategis

Inisiatif komprehensif ini bertujuan menciptakan ekonomi Indonesia yang lebih tangguh dan dinamis, berdasarkan prinsip-prinsip yang tertuang dalam kerangka Soemitornomics.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Monetary Policy CoordinationEconomic Development StrategyFinancial System Stability

Key Events

1

PTBI 2025 Meeting

2

Soemitornomics Framework Discussion

3

Financial Policy Coordination

Timeline from 1 verified sources