BI Cuts Interest Rate by 1.25% in 2025, Boosts Economic Growth
Back
Back
7
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

BI Potong Suku Bunga 1,25% di 2025, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Indonesia (BI) telah memotong suku bunga acuannya sebesar 1,25% di 2025, menjadi 4,75%. Langkah ini, yang dilaporkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Presiden Prabowo Subianto, bertujuan untuk mendorong pertumbuhan kredit dan belanja konsumen. Pemotongan suku bunga, dikombinasikan dengan inflasi yang terkendali di level 2,86% YoY hingga Oktober 2025, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, dengan proyeksi pertumbuhan PDB sebesar 5,4% di 2026.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pemotongan Suku Bunga BI untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

Pergeseran Kebijakan Moneter

Bank Indonesia (BI) telah melakukan pelonggaran moneter signifikan di 2025 dengan memotong suku bunga acuannya sebesar 1,25% menjadi 4,75%. Perkembangan ini dilaporkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) pada 28 November 2025. Pemotongan suku bunga ini merupakan langkah proaktif untuk mendorong aktivitas ekonomi melalui biaya pinjaman yang lebih rendah.

Rasionalisasi Ekonomi

Keputusan untuk menurunkan suku bunga didukung oleh inflasi yang terkendali, yaitu 2,86% year-on-year hingga Oktober 2025. Airlangga menekankan bahwa angka ini masih dalam rentang target, berkat konsistensi kebijakan moneter dan insentif fiskal. Pengendalian inflasi ini merupakan hasil kerja sama berbagai lembaga pemerintah, termasuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Kemendagri, pemda, Kemenkeu, dan BI.

Indikator Ekonomi Positif

Beberapa indikator ekonomi menunjukkan prospek positif untuk 2026. Beberapa hal penting meliputi:

  • Mandiri Spending Index mencapai 312 pada November 2025, menunjukkan konsumsi masyarakat yang kuat
  • Pertumbuhan investasi mencapai 13,7% selama Januari-September 2025, dengan realisasi Rp1.434 triliun
  • Belanja pemerintah menunjukkan momentum positif, berkontribusi pada aktivitas ekonomi keseluruhan

Proyeksi Pertumbuhan

Airlangga mengungkapkan optimisme bahwa faktor-faktor ini akan mendorong kinerja ekonomi yang lebih baik di 2026. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan PDB sebesar 5,4% year-on-year, sebagaimana tertuang dalam APBN. Menteri tersebut menyatakan bahwa sebagian besar risiko telah terserap di 2025, dengan faktor pasar seperti suku bunga, harga, dan nilai tukar sudah diperhitungkan.

Implikasi Pasar

Pemotongan suku bunga yang signifikan ini diharapkan berdampak positif pada pertumbuhan kredit dan belanja konsumen. Biaya pinjaman yang lebih rendah akan mendorong investasi bisnis dan konsumsi rumah tangga, mendukung perluasan ekonomi secara keseluruhan. Kombinasi kebijakan moneter yang akomodatif dan inflasi yang terkendali menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Monetary PolicyEconomic GrowthInflation Control

Key Events

1

BI Rate Cut to 4.75%

2

1.25% Total Rate Reduction in 2025

3

Positive Economic Projections for 2026

Timeline from 1 verified sources