BI Extends Credit Card Relief Policy Until June 2026, Boosting Consumer Spending
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 21
Sources2 verified

BI Perpanjang Kebijakan Relaksasi Kartu Kredit hingga Juni 2026, Dorong Konsumsi

Tim Editorial AnalisaHub·21 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Indonesia (BI) memperpanjang kebijakan relaksasi kartu kredit hingga 30 Juni 2026, mempertahankan persyaratan pembayaran minimum 5% dari total tagihan dan membatasi denda keterlambatan sebesar 1% dari total tagihan atau maksimal Rp100.000. Perpanjangan ini diharapkan dapat memberikan kelonggaran likuiditas bagi rumah tangga dan mendukung konsumsi. BCA (BBCA) telah memperkuat proses credit scoring dan monitoring untuk mengelola potensi risiko 1

.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Indonesia Perpanjang Kebijakan Relaksasi Kartu Kredit

Perpanjangan Kebijakan hingga Juni 2026

Bank Indonesia telah mengumumkan perpanjangan kedua kebijakan relaksasi kartu kredit, yang kini akan berakhir pada 30 Juni 2026. Kebijakan ini mempertahankan fitur utama termasuk persyaratan pembayaran minimum 5% dari total tagihan dan denda keterlambatan dibatasi 1% dari total tagihan atau maksimal Rp100.000 1

2.

Dampak terhadap Konsumsi dan Manajemen Keuangan

Perpanjangan ini diharapkan memberikan fleksibilitas keuangan bagi rumah tangga, terutama selama periode ketidakpastian ekonomi. Menurut Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata (BNLI), meskipun kebijakan ini mendukung konsumsi, dampaknya lebih signifikan sebagai penopang arus kas daripada sebagai pendorong konsumsi besar-besaran 2

.

Respon Sektor Perbankan

Bank-bank besar seperti BCA (BBCA) secara proaktif mengelola potensi risiko yang terkait dengan kebijakan relaksasi yang diperpanjang. BCA telah meningkatkan proses credit scoring dan monitoring untuk menjaga kualitas portofolio dan memitigasi potensi peningkatan NPL. Bank juga menawarkan solusi yang disesuaikan kepada nasabah untuk mengelola kewajiban kartu kredit mereka secara efektif 1

.

Tren Pembayaran Digital

Perpanjangan tarif SKNBI yang terjangkau juga berkontribusi pada pertumbuhan transaksi non-tunai. Data transaksi menunjukkan bahwa volume SKNBI mencapai 36,87 juta dengan nilai nominal sekitar Rp1.295 triliun pada Q3 2025, meningkat dari tahun sebelumnya. Para ahli mencatat bahwa meskipun biaya merupakan faktor penting, elemen lain seperti kecepatan, kenyamanan, dan kepastian layanan juga krusial dalam mendorong adopsi transaksi digital 2

.

Sumber

  1. [Bisnis.com - Strategi BCA Pasca Perpanjangan BI](
  2. [Bisnis.com - Pandangan Pengamat tentang Relaksasi Kartu Kredit](
Original Sources

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Credit Card RegulationFinancial Relief PolicyDigital Payment Growth

Key Events

1

Credit Card Relief Policy Extension

2

SKNBI Tariff Policy Extension

Timeline from 2 verified sources