Key insights and market outlook
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan dukacita mendalam atas bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera dalam pidatonya pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Bencana alam tersebut telah melanda beberapa wilayah termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Warjiyo menyerukan dukungan bersama dan doa untuk masyarakat yang terdampak, menandai solidaritas bank sentral terhadap para korban.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan dukacita mendalam atas banjir dan tanah longsor hebat yang melanda berbagai wilayah di Sumatera dalam pidatonya pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025. Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, menambah signifikansi pernyataan publik bank sentral ini. Bencana alam tersebut terutama melanda wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menandai salah satu bencana terparah di Indonesia selama tahun 2025.
Warjiyo menggunakan kesempatan tersebut untuk menyerukan dukungan bersama dan doa untuk masyarakat yang terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya berdiri bersama di masa-masa sulit ini dan mengajak publik untuk berkontribusi pada upaya bantuan. Pernyataan Gubernur BI ini menandai solidaritas bank sentral terhadap para korban dan keluarga mereka, menunjukkan peran Bank Indonesia yang lebih luas di luar kebijakan moneter dalam mendukung persatuan nasional di masa krisis.
Ungkapan duka oleh Gubernur BI pada acara resmi utama ini menggarisbawahi tingkat keparahan bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. Ini juga menunjukkan bagaimana otoritas keuangan Indonesia secara aktif terlibat dalam isu-isu nasional di luar mandat ekonomi tradisional mereka. Pernyataan empati dan dukungan publik dari Bank Indonesia ini berfungsi untuk memperkuat hubungan lembaga ini dengan komunitas yang lebih luas di masa-masa kesulitan nasional.
BI Governor's Statement on Sumatra Floods
Bank Indonesia Annual Meeting 2025