BI Introduces Remuneration for Excess Reserves to Boost Banking Liquidity
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 18
Sources1 verified

BI Terapkan Remunerasi untuk Excess Reserves guna Tingkatkan Likuiditas Perbankan

Tim Editorial AnalisaHub·18 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Indonesia (BI) akan memberikan remunerasi untuk excess reserves yang ditempatkan bank, dengan tingkat bunga 25 basis poin di bawah suku bunga Deposit Facility (saat ini 3,50%). Langkah ini bertujuan membantu bank mengelola likuiditas berlebih dengan lebih efektif sekaligus mendorong alokasi dana yang lebih produktif. Total penempatan sektor perbankan di BI mencapai Rp 929,3 triliun pada Q3 2025, meningkat signifikan dari Rp 784,63 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Indonesia Terapkan Remunerasi untuk Excess Reserves

Meningkatkan Manajemen Likuiditas

Bank Indonesia telah mengumumkan kebijakan baru untuk memberikan remunerasi atas excess reserves yang ditempatkan bank pada bank sentral. Tingkat remunerasi akan ditetapkan 25 basis poin di bawah suku bunga Deposit Facility, yang saat ini berada di level 3,50%. Artinya, bank akan menerima bunga atas likuiditas berlebih yang ditempatkan di BI, mendorong pengelolaan dana surplus yang lebih efisien.

Konteks dan Dampak Pasar

Keputusan ini diambil ketika sektor perbankan terus mempertahankan buffer likuiditas yang signifikan di BI. Hingga Q3 2025, total penempatan bank di BI mencapai Rp 929,3 triliun, meningkat signifikan dari Rp 784,63 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Deputi Gubernur BI Juda Agung menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan mencegah bank hanya mengandalkan instrumen operasi moneter seperti Sekuritisasi Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk likuiditas berlebih mereka.

Rasional dan Implikasi Masa Depan

Instrumen SRBI telah mengalami peningkatan partisipasi dari bank, dengan kepemilikan mencapai Rp 618,31 triliun pada November 2025, meningkat 2,76% year-over-year. Dengan memperkenalkan remunerasi untuk excess reserves, BI bertujuan menciptakan kerangka manajemen likuiditas yang lebih seimbang. Langkah ini sangat relevan dalam kondisi saat ini di mana permintaan kredit masih lesu, dan bank mencari cara optimal untuk mengelola likuiditas mereka.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
0 months ago
Read Time
8 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Monetary PolicyBanking LiquidityFinancial Regulation

Key Events

1

BI Introduces Excess Reserves Remuneration

2

Banking Liquidity Management Policy

Timeline from 1 verified sources