Key insights and market outlook
Bank Indonesia (BI) menyuarakan kekhawatiran tentang ketidakpastian ekonomi global yang tetap tinggi meskipun ada tanda-tanda perbaikan di beberapa negara. Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan pentingnya kewaspadaan dan respons kebijakan yang diperkuat untuk melindungi perekonomian domestik Indonesia dari dampak rambatan global. Ekonomi global diproyeksikan tumbuh sekitar 3,2% di tahun 2025, didorong oleh negara-negara seperti Jepang dan India.
Bank Indonesia telah menyuarakan peringatan tentang ketidakpastian ekonomi global yang masih berlanjut meskipun ada perkembangan positif di beberapa negara. Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan bahwa meskipun ada tanda-tanda perbaikan di beberapa wilayah, lanskap ekonomi global secara keseluruhan tetap menantang. Proyeksi pertumbuhan global sebesar 3,2% untuk tahun 2025 sebagian besar didorong oleh pertumbuhan di negara-negara seperti Jepang dan India, yang didukung oleh konsumsi rumah tangga dan langkah-langkah stimulus fiskal.
Kawasan Eropa diperkirakan akan tetap optimis, didukung oleh konsumsi rumah tangga yang kuat, investasi, dan kondisi pasar tenaga kerja yang baik. Namun, Warjiyo menekankan bahwa meskipun ada indikator positif, ekonomi global masih menghadapi ketidakpastian signifikan yang dapat mempengaruhi perekonomian domestik Indonesia.
Sebagai respons terhadap tantangan ini, Warjiyo menekankan pentingnya kewaspadaan yang tinggi dan implementasi langkah-langkah kebijakan yang kuat. Tujuannya adalah untuk memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia terhadap potensi dampak rambatan global sambil secara bersamaan mendorong pertumbuhan domestik yang lebih tinggi. Pendekatan ini menggarisbawahi sikap proaktif BI dalam menavigasi lingkungan ekonomi global yang kompleks.
BI Policy Warning
Global Growth Projection