Key insights and market outlook
Bank Indonesia melaksanakan lelang perdana Bank Indonesia Floating Rate Note (BI-FRN), menyerap Rp767 miliar dari total penawaran Rp2,82 triliun. Lelang ini memiliki margin rata-rata tertimbang 0,77757% untuk penawaran yang menang, lebih rendah dari margin rata-rata tertimbang 1,08646% dari seluruh penawaran. Instrumen baru ini dirancang untuk mendukung operasi moneter dan memperdalam pasar uang, terutama untuk mengembangkan transaksi overnight index swap (OIS).
Bank Indonesia (BI) telah berhasil melaksanakan lelang perdana Bank Indonesia Floating Rate Note (BI-FRN), menyerap Rp767 miliar dari total penawaran sebesar Rp2,82 triliun. Lelang yang dilaksanakan pada 17 November 2025 ini menampilkan seri BI-FRN IDFN161126364S dengan tenor 364 hari. Margin rata-rata tertimbang untuk penawaran yang menang adalah 0,77757%, lebih rendah dari 1,08646% margin rata-rata tertimbang dari seluruh penawaran yang masuk 1
Permintaan yang tinggi untuk BI-FRN, dengan penawaran mencapai Rp2,82 triliun, mencerminkan minat besar bank terhadap instrumen baru ini. Namun, keputusan BI untuk hanya menyerap sekitar 27% dari total penawaran menunjukkan pendekatan hati-hati BI dalam manajemen likuiditas. Menurut Josua Pardede, Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk., penyerapan yang terbatas ini menunjukkan bahwa BI tidak berniat untuk menyerap likuiditas secara agresif, melainkan untuk menguji mekanisme lelang dan menetapkan margin yang wajar untuk tenor satu tahun berdasarkan INDONIA 1
Penerbitan BI-FRN merupakan langkah strategis BI untuk memperdalam pasar uang Indonesia dan mendorong pengembangan transaksi overnight index swap (OIS). BI-FRN dirancang sebagai instrumen jangka pendek dengan suku bunga mengambang yang akan menjadi aset dasar untuk kontrak OIS. Langkah ini merupakan bagian dari upaya BI untuk mereformasi benchmark suku bunga domestik menuju sistem berbasis transaksi, seperti yang tertuang dalam Blueprint Pengembangan Pasar Uang (BPPU) 2030 2
Peluncuran BI-FRN yang sukses diharapkan berdampak positif pada pasar uang dengan menyediakan instrumen likuid baru dan meningkatkan transparansi harga. Semakin berkembangnya pasar untuk BI-FRN dan derivatif terkait seperti OIS akan berkontribusi pada transmisi kebijakan moneter yang lebih efektif dan manajemen risiko yang lebih baik bagi pelaku pasar. BI berencana untuk terus mengembangkan pasar ini melalui berbagai langkah, termasuk perluasan penerbitan BI-FRN dan peningkatan mekanisme matchmaking antar pelaku pasar 2
First BI-FRN Auction
Successful Liquidity Absorption
New Money Market Instrument Launch