Bima Arya Reveals Jokowi's Statement That Embarrasses Regional Heads
Back
Back
2
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Bima Arya Ungkap Pernyataan Jokowi yang Bikin Kepala Daerah Malu

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengungkapkan pernyataan Presiden ke-7 Joko Widodo yang membuat kepala daerah malu. Jokowi mengkritik banyak kota di Indonesia yang memiliki tagline serupa, kurang karakter unik. Pengungkapan ini berasal dari pengalaman Bima saat menjabat sebagai Wali Kota Bogor selama kepemimpinan Jokowi.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bima Arya Ungkap Pernyataan Jokowi yang Bikin Kepala Daerah Malu

Kepala Daerah Tersinggung Kritik Ketidakunikan Branding

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto baru-baru ini membagikan pengalamannya saat menjabat sebagai Wali Kota Bogor yang meninggalkan kesan mendalam. Saat Presiden ke-7 Joko Widodo berkunjung ke Bogor, Jokowi membuat pernyataan yang menurut Bima Arya membuat malu para kepala daerah di Indonesia. Mantan presiden tersebut mengungkapkan frustrasinya terhadap kesamaan tagline kota-kota di Indonesia.

Kritik terhadap Tagline yang Serupa

Jokowi dikutip mengatakan, 'saya nggak abis pikir seluruh kota di Indonesia tagline-nya sama. Semua pakai ber, beriman, berhiber, ber ber ber, semuanya ber. Tidak ada karakter yang keluar di sana.' Pernyataan ini, yang dibuat menjelang akhir masa jabatan Jokowi, menyoroti keprihatinannya terhadap kurangnya identitas unik di antara kota-kota Indonesia.

Implikasi bagi Branding Daerah

Bima Arya membagikan anekdot ini dalam acara Sarasehan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2025 di Jakarta, menekankan pentingnya pengembangan branding daerah yang berbeda. Isu yang diangkat Jokowi ini tidak hanya menyangkut semantik, tapi juga tantangan yang lebih luas dalam menciptakan identitas lokal yang bermakna dan mencerminkan karakteristik serta kekuatan unik masing-masing daerah.

Menuju Identitas Daerah yang Unik

Percakapan yang dipicu oleh pernyataan Jokowi ini terus bergema dalam diskusi pembangunan daerah saat ini. Ketika Indonesia bergerak maju dengan rencana pembangunan perkotaan, kebutuhan kota-kota untuk membangun branding otentik yang menangkap esensi mereka menjadi semakin penting. Tantangan ini menjadi kesempatan bagi para pemimpin daerah untuk meninjau kembali strategi branding mereka dan menciptakan identitas yang lebih khas yang dapat menarik investasi, pariwisata, dan talenta.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
4 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Regional DevelopmentUrban BrandingLocal Governance

Key Events

Timeline from 1 verified sources