Key insights and market outlook
Birkenstock memproyeksikan laba per saham tahun 2026 antara €1,90-€2,05, di bawah estimasi konsensus Wall Street sebesar €2,08. Proyeksi perusahaan ini dipengaruhi oleh tarif impor AS dan permintaan konsumen yang melemah, terutama untuk sandal dan clog andalannya. Pertumbuhan pendapatan diperkirakan 13-15%, sejalan dengan ekspektasi analis sebesar 14,1%.
Birkenstock telah mengeluarkan proyeksi laba yang mengecewakan untuk tahun 2026, dengan menyebutkan tantangan berkelanjutan dari tarif impor AS dan permintaan konsumen yang melambat. Produsen alas kaki Jerman ini sekarang memperkirakan laba per saham yang disesuaikan antara €1,90 dan €2,05, di bawah estimasi konsensus Wall Street sebesar €2,08 1
Perusahaan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan tahunan antara 13% dan 15%, yang sejalan dengan ekspektasi analis sebesar pertumbuhan 14,1%. Namun, titik tengah dari guidance ini sedikit di bawah beberapa ekspektasi pasar. Margin Birkenstock diperkirakan akan tertekan sekitar 100 basis poin karena dampak tarif AS 2
Untuk mengurangi tantangan ini, Birkenstock telah menerapkan beberapa langkah strategis, termasuk kenaikan harga, negosiasi vendor, efisiensi manufaktur, dan optimalisasi produk. Upaya ini bertujuan untuk mengimbangi efek negatif dari tarif dan menjaga profitabilitas.
Berita ini menyebabkan reaksi pasar langsung, dengan saham Birkenstock turun hampir 5% dalam perdagangan awal setelah pengumuman. Reaksi ini menggarisbawahi signifikansi tantangan terkait tarif yang dihadapi perusahaan dan sektor alas kaki premium secara lebih luas.
2026 Profit Forecast
US Tariff Impact
Revenue Growth Guidance