Key insights and market outlook
Bitcoin (BTC) menghadapi potensi tekanan jual hingga Desember 2025, dengan risiko turun ke $50.000, menurut Mike McGlone, Senior Commodity Strategist di Bloomberg Intelligence. Peringatan ini muncul karena Bitcoin kalah saing dari emas, yang telah mencapai rekor tertinggi dan menarik arus modal safe-haven. McGlone menyoroti bahwa penurunan relatif Bitcoin terhadap emas menandakan pergeseran struktural menuju strategi defensif di pasar keuangan.
Bitcoin (BTC), cryptocurrency terbesar di dunia, menghadapi potensi risiko penurunan yang dapat membuat harganya turun ke $50.000 pada Desember 2025, menurut Mike McGlone, Senior Commodity Strategist di Bloomberg Intelligence. Peringatan ini muncul di tengah perjuangan Bitcoin untuk pulih dari kelemahan terbaru. Analisis McGlone menunjukkan beberapa faktor makroekonomi yang mendorong potensi penurunan ini.
Faktor utama di balik outlook bearish McGlone adalah kinerja Bitcoin yang buruk relatif terhadap emas. Ketika emas mencapai rekor tertinggi dan menarik arus modal safe-haven yang signifikan, kegagalan Bitcoin untuk mempertahankan nilainya terhadap logam mulia tersebut menimbulkan kekhawatiran. Penurunan relatif Bitcoin menunjukkan potensi pergeseran struktural dalam preferensi investor menuju aset safe-haven yang lebih tradisional.
Potensi penurunan ke $50.000 mewakili risiko penurunan yang signifikan bagi investor Bitcoin. Prakiraan ini, meskipun mengkhawatirkan, didasarkan pada tren pasar yang dapat diamati. Pergeseran menuju strategi defensif di pasar keuangan, seperti yang ditunjukkan oleh kinerja emas, dapat terus menekan nilai Bitcoin dalam beberapa bulan mendatang.
Meskipun Bitcoin secara historis menunjukkan volatilitas, lingkungan makroekonomi saat ini menghadirkan tantangan unik. Investor harus memantau paritas Bitcoin-emas dan sentimen pasar secara keseluruhan dengan cermat karena faktor-faktor ini kemungkinan akan mempengaruhi arah harga Bitcoin dalam jangka pendek.
Bitcoin Price Prediction
Cryptocurrency Market Trend