Bitcoin Price Plummets to 7-Month Low Amid Global Market Concerns
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 6
Sources1 verified

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terendah 7 Bulan Terakhir di Tengah Kekhawatiran Pasar Global

Tim Editorial AnalisaHub·6 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Harga Bitcoin (BTC) turun drastis ke US$89,000, level terendah dalam tujuh bulan terakhir, di tengah tekanan jual teknis dan arus keluar dari ETF Bitcoin AS. Penurunan ini semakin diperparah oleh kekhawatiran pasar global akibat potensi tarif 500% yang diusulkan Presiden AS Donald Trump terhadap negara-negara yang masih melakukan perdagangan dengan Rusia. Meskipun terjadi koreksi, para ahli industri percaya bahwa fundamental aset digital tetap kuat, melihat penurunan saat ini sebagai penyesuaian pasar sementara.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Koreksi Harga Bitcoin: Analisis Mendalam Dinamika Pasar

Penurunan Tajam ke Level Terendah 7 Bulan

Harga Bitcoin (BTC) mengalami koreksi signifikan, turun ke US$89,000 pada Selasa (18/11/2025), menandai level terendah dalam tujuh bulan terakhir. Penurunan tajam ini disebabkan oleh kombinasi tekanan jual teknis dan arus keluar signifikan dari ETF Bitcoin AS, yang melihat kepemilikan mereka menurun dari 441.000 BTC menjadi sekitar 271.000 BTC selama empat hari berturut-turut. Situasi semakin diperparah dengan adanya penarikan dana lebih dari US$800 juta dalam satu hari.

Sentimen Pasar Global dan Faktor Makroekonomi

Sentimen pasar cryptocurrency terpengaruh negatif oleh usulan tarif 500% oleh Presiden AS Donald Trump terhadap negara-negara yang masih berdagang dengan Rusia. Langkah ini memicu kekhawatiran luas di pasar global, terutama mempengaruhi aset berisiko seperti cryptocurrency. Indeks Fear & Greed merosot ke zona "extreme fear" seiring dengan koreksi signifikan pada altcoin besar.

Prospek Pasar dan Analisis Ahli

Meski terjadi penurunan saat ini, para ahli industri tetap optimis tentang prospek jangka panjang Bitcoin. Antony Kusuma, Wakil Presiden INDODAX, menyatakan bahwa pergerakan harga lebih banyak dipengaruhi oleh faktor teknis jangka pendek dan sentimen global daripada perubahan fundamental aset digital. Ia menekankan bahwa koreksi saat ini merupakan bagian dari siklus pasar alami dan memberikan kesempatan bagi investor jangka panjang untuk mengakumulasi posisi secara bertahap.

Lanskap Regulasi dan Likuiditas Pasar

Pasar juga bereaksi terhadap perubahan prioritas regulasi di AS, dengan SEC mengumumkan pergeseran fokus dari pengawasan cryptocurrency ke area lain seperti tanggung jawab fidusia, keamanan siber, dan risiko teknologi. Meskipun hal ini mungkin menunjukkan penurunan penekanan pada regulasi kripto, SEC mengklarifikasi bahwa aset digital tetap dapat diawasi jika dinilai berisiko tinggi. Selain itu, ekspektasi peningkatan likuiditas di sistem keuangan AS setelah rencana Fed untuk menghentikan pengurangan neraca dan berpotensi mengimplementasikan operasi repo memberikan dukungan tertentu pada harga Bitcoin menjelang akhir periode pelaporan.

Kesimpulan

Koreksi harga Bitcoin terkini, meskipun mengkhawatirkan bagi beberapa investor, dipandang oleh kalangan industri sebagai penyesuaian pasar sementara daripada awal dari tren bearish baru. Fundamental kuat aset digital, ditambah dengan volatilitas inheren pasar cryptocurrency, menunjukkan bahwa penurunan saat ini mungkin menghadirkan peluang pembelian bagi investor jangka panjang. Seperti biasa, investor disarankan untuk mempertahankan strategi manajemen risiko yang prudent di tengah volatilitas pasar yang meningkat.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
15 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Cryptocurrency MarketBitcoin Price CorrectionGlobal Market Sentiment

Key Events

1

Bitcoin Price Drop to 7-Month Low

2

US Bitcoin ETF Outflows

3

Potential US Tariff Proposal

Timeline from 1 verified sources