Key insights and market outlook
Harga Bitcoin (BTC) menguat hingga mendekati Rp 1,69 miliar setelah rilis data inflasi AS yang moderat untuk bulan Desember, yang memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga saat ini. Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0,3% bulanan dan 2,7% tahunan, sementara inflasi inti meningkat 0,2% bulanan dan 2,6% tahunan. Sentimen positif ini tidak hanya menguatkan BTC tetapi juga Ethereum (ETH) yang naik 6,92% ke US$ 3.305.
Harga Bitcoin (BTC) mengalami lonjakan signifikan dalam seminggu terakhir, mencapai puncaknya di US$ 96.232 (sekitar Rp 1,62 miliar) pada hari Kamis, 14 Januari. Pergerakan naik ini terutama didorong oleh rilis data inflasi AS yang moderat untuk bulan Desember, yang sesuai dengan ekspektasi pasar dan memperkuat kemungkinan suku bunga tetap stabil dalam waktu dekat.
Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk Desember menunjukkan kenaikan 0,3% bulanan dan pertumbuhan 2,7% tahunan, sementara tingkat inflasi inti, yang mengecualikan harga makanan dan energi yang fluktuatif, naik sebesar 0,2% bulanan dan 2,6% tahunan. Angka-angka ini menunjukkan lingkungan inflasi yang terkendali, meningkatkan kepercayaan investor pada aset berisiko seperti cryptocurrency.
Data inflasi positif langsung berdampak pada pasar cryptocurrency:
Data inflasi yang moderat memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga saat ini dalam pertemuan mendatang. Antisipasi ini menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi aset berisiko, termasuk cryptocurrency.
Rancangan Undang-Undang Clarity Act tentang Pasar Aset Digital di AS juga berkontribusi pada sentimen pasar yang positif. Legislasi yang diusulkan ini bertujuan untuk memberikan klasifikasi yang lebih jelas tentang aset digital sebagai sekuritas atau komoditas, yang berpotensi memberikan wewenang yang lebih luas kepada Commodity Futures Trading Commission (CFTC) atas pasar kripto spot.
Kombinasi data inflasi yang menguntungkan dan potensi kejelasan regulasi telah menciptakan prospek positif bagi investor cryptocurrency. Lingkungan inflasi yang terkendali menunjukkan bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap stabil, membuat aset berisiko lebih menarik.
US Inflation Data Release
Cryptocurrency Price Surge
Regulatory Development in Crypto Market