Key insights and market outlook
PT Investasi Digital Nusantara (Bizhare) memprediksi pertumbuhan selektif di industri urun dana pada 2026, didorong oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi alternatif dan regulasi yang mendukung. Perusahaan mengidentifikasi tantangan potensial termasuk fluktuasi ekonomi global dan ekspektasi investor yang meningkat. Bizhare berencana memanfaatkan peningkatan transparansi dan integrasi data dengan KSEI untuk menarik investor institusi.
PT Investasi Digital Nusantara, yang beroperasi sebagai Bizhare, telah mengidentifikasi peluang dan tantangan utama yang akan membentuk kinerja industri urun dana di tahun 2026. Founder & CEO Bizhare, Heinrich Vincent, menekankan bahwa industri dapat memanfaatkan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi alternatif yang berdampak langsung pada sektor riil. Selain itu, regulasi yang mendukung dan ekosistem pasar modal yang semakin kuat diharapkan dapat mendorong pertumbuhan.
Bizhare berencana memanfaatkan peluang yang ada sambil mengatasi tantangan. Perusahaan ini fokus pada peningkatan transparansi dan integrasi sistem dengan KSEI, yang diharapkan dapat menarik investor institusi dan meningkatkan kredibilitas industri. Dengan menangani area-area kunci ini, Bizhare bertujuan untuk menghadapi pertumbuhan selektif yang diprediksi di industri urun dana selama tahun 2026.
Crowdfunding Industry Growth Prediction
Regulatory Support Announcement
Alternative Investment Trend