Key insights and market outlook
Program stimulus BLT Kesra diperkirakan akan memberikan dorongan jangka pendek bagi emiten tertentu, menurut analis. Program ini, yang bertujuan untuk mendukung lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat, akan berakhir pada 31 Desember 2025. Kepala Penelitian KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, mencatat bahwa stimulus ini akan berfungsi sebagai suntikan likuiditas instan, terutama bagi emiten ritel.
Program stimulus BLT Kesra pemerintah, yang bertujuan untuk mendukung lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat, akan berakhir pada 31 Desember 2025. Ketika batas waktu pendekatan, Kementerian Sosial telah mengimbau seluruh keluarga penerima manfaat untuk menarik dana BLT Kesra sebelum akhir tahun. Ini untuk memastikan bahwa tujuan program tercapai dan untuk mencegah dana yang tidak terserap kembali ke kas negara.
Menurut Muhammad Wafi, Kepala Penelitian KISI Sekuritos, program stimulus BLT Kesra akan berfungsi sebagai suntikan likuiditas instan, terutama bagi emiten ritel. Ini karena program ini akan memberikan dorongan jangka pendek kepada perekonomian, yang akan menguntungkan emiten tertentu. Namun, perlu dicatat bahwa dampak program ini akan terbatas pada jangka pendek, dan efeknya mungkin tidak dapat bertahan dalam jangka panjang.
Kementerian Sosial telah menekankan pentingnya penarikan dana BLT Kesra yang tepat waktu untuk memastikan bahwa tujuan program tercapai. Jika dana tidak ditarik sebelum akhir tahun, maka akan dikembalikan ke kas negara, yang mungkin berdampak negatif pada perekonomian. Oleh karena itu, sangat penting bagi keluarga penerima manfaat untuk menarik dana secepat mungkin untuk memaksimalkan manfaat program.
BLT Kesra Stimulus Program Expiration
Short-Term Economic Boost