Key insights and market outlook
PT Bank Negara Indonesia (BNI) memberikan relaksasi kredit kepada debitur yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Inisiatif ini merupakan bagian dari sinergi BUMN di bawah Danantara Indonesia untuk mendukung pemulihan ekonomi. Kebijakan ini menyasar segmen business banking dan konsumer di wilayah terdampak bencana yang ditetapkan oleh OJK, sambil tetap menjaga prinsip kehati-hatian perbankan.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) telah mengumumkan kebijakan relaksasi kredit bagi debitur yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya terkoordinasi oleh BUMN di bawah Danantara Indonesia untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi pascabencana.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa relaksasi kredit ini dirancang khusus untuk segmen business banking dan konsumer yang berada di wilayah yang ditetapkan sebagai terdampak bencana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank berkomitmen untuk mendukung debitur dalam memulihkan kondisi keuangan mereka dan melanjutkan aktivitas bisnis sambil tetap menjaga kepatuhan ketat terhadap prinsip kehati-hatian perbankan.
Program relaksasi kredit ini menunjukkan komitmen BNI dalam membantu nasabah yang terdampak bencana alam sambil memastikan stabilitas praktik perkreditannya. Inisiatif ini merupakan bagian dari sinergi BUMN yang lebih luas dalam mendukung pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana.
Credit Relaxation Policy for Disaster Victims
BUMN Synergy for Economic Recovery