Key insights and market outlook
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) telah menyalurkan fasilitas kredit senilai Rp657,8 miliar kepada PT Parsaoran Global Datatrans (ION Network) untuk mendukung pengembangan infrastruktur kabel bawah laut dan perluasan data center. Pembiayaan strategis ini memperkuat posisi ION Network sebagai penyedia infrastruktur digital utama di Indonesia, meningkatkan tulang punggung digital negara dan mendukung kedaulatan digital nasional.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, melalui Commercial Business Center (CBC) Semarang, telah menyalurkan fasilitas kredit senilai Rp657,8 miliar kepada PT Parsaoran Global Datatrans (ION Network). Pembiayaan signifikan ini akan digunakan untuk dua tujuan utama: pengembangan Submarine Backbone ION CS-1 (Cable System 1) dan pembangunan data center berskala nasional.
Sistem kabel bawah laut, yang dikenal sebagai ION CS-1, merupakan komponen kritis infrastruktur digital Indonesia, menghubungkan negara ini dengan hub regional di Singapura. Proyek ini akan secara signifikan meningkatkan konektivitas internasional dan kemampuan transmisi data Indonesia. Pembangunan data center akan memperkuat kapasitas penyimpanan dan pemrosesan data nasional, mendukung permintaan layanan digital yang terus meningkat di berbagai sektor.
Fasilitas kredit ini menandai tonggak penting dalam upaya BNI mendukung transformasi digital Indonesia. Dengan membiayai proyek infrastruktur kritis, BNI memainkan peran penting dalam memperkuat ekosistem digital negara. Kemitraan antara BNI dan ION Network menunjukkan komitmen sektor perbankan dalam mendukung kemajuan teknologi dan pemain kunci di bidang infrastruktur digital.
Pengembangan proyek infrastruktur digital ini diharapkan dapat meningkatkan kedaulatan digital Indonesia dengan mengurangi ketergantungan pada infrastruktur asing dan meningkatkan ketahanan digital negara. Investasi strategis dalam infrastruktur digital ini sejalan dengan tujuan Indonesia untuk mengembangkan ekonomi digital yang kuat dan aman.
Credit Facility Provision
Digital Infrastructure Investment