BNI Reports Rp18.62 Trillion Profit Amid Rising Deposits and Credit Growth
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 24
Sources1 verified

BNI Catat Laba Rp18,62 Triliun di Tengah Pertumbuhan Deposito dan Kredit

Tim Editorial AnalisaHub·24 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

BNI (BBNI) melaporkan laba bersih Rp18,62 triliun untuk 11 bulan pertama tahun 2025, turun dari Rp19,18 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan bunga bersih mencapai Rp35,43 triliun, dengan total kredit yang disalurkan meningkat 11,23% YoY menjadi Rp822,59 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) melonjak 21,41% YoY menjadi Rp951,58 triliun, didorong oleh pertumbuhan deposito dan giro. Meski ada pertumbuhan positif di area kunci, analis mencatat bahwa biaya operasional tetap menjadi tantangan untuk perbaikan lebih lanjut.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Update Kinerja Keuangan BNI: November 2025

Analisis Profitabilitas

BNI (BBNI) mencatat laba bersih sebesar Rp18,62 triliun untuk sebelas bulan pertama tahun 2025, sedikit menurun dari Rp19,18 triliun pada periode yang sama tahun 2024. Kinerja keuangan bank menunjukkan hasil yang beragam dengan pertumbuhan positif dan area yang perlu diperhatikan.

Sorotan Keuangan Utama

  • Pendapatan Bunga Bersih (NII): Rp35,43 triliun
  • Total Kredit yang Disalurkan: Rp822,59 triliun, naik 11,23% YoY
  • Dana Pihak Ketiga (DPK): Rp951,58 triliun, naik 21,41% YoY
  • Beban Bunga: Rp25,74 triliun, naik 11,01% YoY
  • Pendapatan Bunga: Rp61,18 triliun, naik 4,04% YoY

Kinerja Segmen Bisnis

Kredit dan Pinjaman

Penyaluran kredit BNI mencapai Rp822,59 triliun pada November 2025, menandai peningkatan sebesar 11,23% dari Rp739,53 triliun pada November 2024. Pertumbuhan ini menunjukkan fokus bank dalam memperluas aktivitas pinjaman.

Deposito dan Pendanaan

Dana pihak ketiga (DPK) bank tumbuh signifikan menjadi Rp951,58 triliun, peningkatan sebesar 21,41% dari Rp783,78 triliun tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh:

  • Deposito: Rp297,86 triliun, naik 32,72% YoY
  • Giro: Rp384,41 triliun, naik 21,53% YoY
  • Tabungan: Rp269,30 triliun, naik 10,81% YoY

Wawasan Analis

Trioksa Siahaan, Senior Vice President LPPI, mencatat bahwa meskipun kinerja keuangan BNI menunjukkan pertumbuhan positif di area kunci, ketergantungan bank pada deposito berbiaya tinggi dan inefisiensi operasional tetap menjadi tantangan signifikan. Ia menyarankan bahwa mencapai pertumbuhan laba yang substansial akan memerlukan peningkatan efisiensi biaya operasional yang signifikan.

Kesimpulan

Hasil keuangan BNI untuk 11 bulan pertama tahun 2025 menunjukkan kemampuan bank dalam mengembangkan portofolio pinjaman dan mobilisasi deposito. Namun, sedikit penurunan laba bersih menyoroti perlunya manajemen biaya yang lebih baik dan efisiensi operasional untuk mempertahankan profitabilitas di lingkungan perbankan yang kompetitif.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BBNI

Topics Covered

Banking PerformanceFinancial ResultsCredit Growth

Key Events

1

Financial Results Announcement

2

Credit Growth

3

Deposit Mobilization

Timeline from 1 verified sources