Key insights and market outlook
PT Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat peningkatan pendapatan non-bunga sebesar 7,91% YoY menjadi Rp 18,47 triliun di tahun 2025, yang mengimbangi penurunan pendapatan bunga bersih sebesar 0,95% menjadi Rp 32,35 triliun. Platform digital bank ini berkontribusi signifikan terhadap pendapatan non-bunga, dengan empat lini terkait digital menyumbang 30% dari total pendapatan non-bunga. Peralihan ini menyoroti fokus strategis BNI dalam diversifikasi sumber pendapatan di tengah persaingan suku bunga kredit yang ketat.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) telah menunjukkan peralihan strategis dalam model penghasilan pendapatan, dengan pendapatan non-bunga menjadi pendorong kinerja utama di tahun 2025. Bank ini melaporkan pertumbuhan pendapatan non-bunga sebesar 7,91% YoY menjadi Rp 18,47 triliun, yang berhasil mengimbangi tantangan dalam pertumbuhan pendapatan bunga. Kinerja ini menyoroti kemampuan BNI untuk beradaptasi dengan lingkungan kredit yang kompetitif sambil menjaga stabilitas pendapatan.
Platform digital BNI telah memainkan peran penting dalam mendorong pendapatan non-bunga, dengan empat lini terkait digital yang secara langsung berkontribusi pada pertumbuhan ini. Menurut Hussein Paolo Kartadjoemena, Direktur BNI, saluran digital ini menyumbang 30% dari total pendapatan non-bunga bank. Kontribusi signifikan ini menggarisbawahi keberhasilan bank dalam mengintegrasikan kemampuan digital ke dalam strategi penghasilan pendapatan.
Sementara pendapatan non-bunga menunjukkan pertumbuhan yang kuat, pendapatan bunga bersih BNI mengalami penurunan marginal sebesar 0,95% YoY menjadi Rp 32,35 triliun. Penurunan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi akibat suku bunga kredit yang kompetitif di sektor perbankan. Namun, kemampuan bank untuk menumbuhkan pendapatan non-bunga telah membantu menjaga stabilitas keuangan secara keseluruhan.
Data kinerja menunjukkan fokus strategis BNI dalam diversifikasi sumber pendapatan di luar pendapatan bunga tradisional. Dengan memanfaatkan platform digital dan memperluas layanan berbasis biaya, bank telah menciptakan struktur keuangan yang lebih tangguh. Pendekatan ini tidak hanya membantu dalam mengelola risiko suku bunga tetapi juga memposisikan BNI secara menguntungkan dalam lanskap perbankan yang kompetitif.
Fee-Based Income Growth
Digital Platform Contribution