Bosch Perluas Kehadiran di Indonesia dengan Fasilitas Manufaktur Canggih
Investasi Strategis dalam Teknologi Kendaraan Listrik
Bosch melakukan investasi signifikan di sektor otomotif Indonesia yang berkembang dengan pabrik modular senilai €25 juta di Cikarang 3. Fasilitas seluas 82.000 meter persegi ini akan menjadi lokasi terpusat untuk berbagai unit bisnis Bosch, memproduksi komponen penting seperti Battery Management Systems (BMS) untuk kendaraan listrik 2. Langkah strategis ini menunjukkan komitmen Bosch terhadap ekosistem kendaraan listrik Indonesia dan posisinya sebagai pemain kunci di industri otomotif regional.
Pertumbuhan Sektor Otomotif Indonesia
Inisiatif pemerintah Indonesia untuk mempromosikan kendaraan rendah emisi karbon (LCEV) telah menunjukkan hasil signifikan, dengan 878.000 unit diproduksi antara 2022 dan September 2025 1. Pertumbuhan ini didukung oleh 15 perusahaan besar yang berpartisipasi dalam program LCEV, yang mencakup berbagai jenis kendaraan ramah lingkungan seperti Hybrid Electric Vehicles (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicles (PHEV), dan Battery Electric Vehicles (BEV) 1. Program ini juga berdampak positif pada ketenagakerjaan lokal, dengan 182.348 lapangan kerja tercipta di industri komponen otomotif hingga Agustus 2025 1.
Signifikansi Regional dan Prospek Masa Depan
Pabrik Bosch baru ini dirancang dengan konsep modular, mewakili implementasi pertama perusahaan ini secara global 3. Dengan produksi yang dijadwalkan dimulai pada Q1-2027, fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasokan otomotif regional sekaligus mendukung transisi negara ke mobilitas listrik. Investasi ini sejalan dengan strategi Indonesia yang lebih luas untuk menjadi pemain penting di pasar kendaraan listrik global.
Sumber
- [Detik Finance - Statistik Produksi Kemenperin](
- [Detik Finance - Peletakan Batu Pertama Pabrik Bosch](
- [Kontan - Detail Investasi Bosch](