Key insights and market outlook
Raksasa energi Inggris, BP, telah sepakat menjual 65% sahamnya di bisnis pelumas Castrol kepada perusahaan investasi Stonepeak senilai US$ 6 miliar, dengan valuasi Castrol sekitar US$ 10,1 miliar. Transaksi ini merupakan bagian dari strategi reset BP termasuk rencana divestasi US$ 20 miliar hingga 2027. Penjualan ini mengikuti minat dari calon pembeli besar lainnya seperti Reliance Industries, Saudi Aramco, Apollo Global Management, dan Lone Star Funds.
BP, raksasa energi asal Inggris, telah menandatangani perjanjian definitif untuk menjual saham mayoritas 65% di Castrol, bisnis pelumasnya, kepada Stonepeak, perusahaan investasi swasta global terkemuka, senilai US$ 6 miliar. Transaksi ini menghasilkan valuasi total Castrol sekitar US$ 10,1 miliar.
Divestasi ini merupakan komponen kunci dari strategi reset yang sedang dilakukan BP, yang mencakup tinjauan portofolio komprehensif dan komitmen untuk menjual aset senilai US$ 20 miliar hingga akhir 2027. Langkah strategis ini dirancang untuk memfokuskan sumber daya BP pada bisnis energi intinya sambil mengoptimalkan portofolio investasinya.
Proses penjualan Castrol menarik minat besar dari pemain industri utama dan firma private equity, termasuk Reliance Industries, Saudi Aramco, Apollo Global Management, dan Lone Star Funds. Transaksi dengan Stonepeak akhirnya dipilih karena sesuai dengan tujuan strategis dan ekspektasi valuasi BP.
Dana US$ 6 miliar dari transaksi ini akan berkontribusi pada target divestasi BP secara keseluruhan dan mendukung upaya restrukturisasi keuangan perusahaan. Kesepakatan ini diharapkan akan selesai dalam waktu dekat setelah mendapatkan persetujuan regulatori dan kondisi penutupan yang biasa.
BP Castrol Divestment
Stonepeak Acquisition
BP Strategic Reset