Key insights and market outlook
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah mencapai 263.017 unit rumah subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 19 Desember 2025, senilai Rp 32,67 triliun. Ini merupakan realisasi tertinggi sejak program ini dimulai pada 2010, menunjukkan tingginya permintaan dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyatakan bahwa keberhasilan ini membuktikan popularitas program ini di kalangan MBR.
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah mengumumkan pencapaian penting dalam program perumahan subsidi. Per 19 Desember 2025, lembaga ini telah berhasil memfasilitasi 263.017 unit rumah melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dengan total nilai Rp 32,67 triliun. Prestasi ini menandai realisasi tertinggi sejak program ini dimulai pada 2010, menunjukkan tingginya permintaan akan perumahan yang terjangkau di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah Indonesia.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menekankan bahwa realisasi yang kuat ini menggarisbawahi popularitas program di kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Penyaluran dana yang berhasil ini dirayakan dalam acara serah terima massal 50.030 unit rumah pada 20 Desember 2025 di Serang, Banten.
Pencapaian rekor ini tidak hanya menunjukkan efektivitas program FLPP dalam menjawab kebutuhan perumahan di Indonesia, tetapi juga menyoroti komitmen pemerintah untuk membuat kepemilikan rumah lebih terjangkau bagi warga berpenghasilan rendah. Keberhasilan program ini berpotensi membuka jalan bagi inisiatif lebih lanjut untuk meningkatkan keterjangkauan perumahan di Indonesia.
Record FLPP Realization
Subsidized Housing Achievement