Key insights and market outlook
BPH Migas mengimbau badan usaha penugasan untuk menjaga stok BBM yang memadai selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Regulator menekankan pentingnya kesiapan distribusi melalui skema Regular, Alternative, dan Emergency (RAE) untuk mencegah gangguan pasokan. Langkah ini bertujuan memastikan distribusi bahan bakar berjalan lancar untuk memenuhi permintaan yang meningkat selama musim liburan.
BPH Migas telah meningkatkan pengawasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Regulator ini mengimbau badan usaha yang ditugaskan, termasuk PT AKR Corporindo Tbk, untuk menjaga stok BBM yang memadai di fasilitas mereka. Langkah pencegahan ini bertujuan memastikan distribusi BBM tidak terganggu selama musim perjalanan puncak ketika mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat.
Anggota komite BPH Migas menekankan pentingnya memiliki mekanisme distribusi yang kuat. Mereka menyoroti perlunya perusahaan mengimplementasikan skema distribusi Regular, Alternative, dan Emergency (RAE) untuk menangani berbagai kemungkinan yang mungkin timbul selama periode Nataru. Ini termasuk bersiap menghadapi potensi gangguan akibat kondisi cuaca atau keadaan darurat lainnya.
Selama kunjungan mereka ke terminal BBM PT AKR Corporindo Tbk di Banjarmasin, pejabat BPH Migas bertemu dengan perwakilan perusahaan untuk meninjau langkah-langkah kesiapsiagaan. Regulator bekerja sama dengan perusahaan BBM dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pasokan BBM tetap stabil sepanjang periode liburan.
Selain perencanaan stok dan distribusi, BPH Migas juga menekankan pentingnya menjaga standar keselamatan dalam penanganan dan distribusi BBM. Regulator mengimbau perusahaan untuk tetap waspada dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk mencegah kecelakaan dan memastikan pengiriman BBM yang lancar kepada konsumen.
Fuel Stock Monitoring Intensification
Nataru Distribution Planning