BPJS Ketenagakerjaan Strengthens Governance Through Risk Governance Forum
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Tata Kelola Lewat Forum Risk Governance

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

BPJS Ketenagakerjaan menggelar forum Risk & Leadership Governance Resilience untuk memperkuat ketahanan tata kelola dan manajemen risiko. Acara ini menghadirkan Prof. Wimbo Santoso, mantan Komisioner OJK, dan berfokus pada pengambilan keputusan berbasis risiko dan integritas kepemimpinan. Dengan 43,54 juta peserta aktif dan dana investasi Rp893,30 triliun, organisasi ini menekankan pentingnya manajemen risiko yang kuat di tengah perubahan ekonomi global dan transformasi digital.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Tata Kelola Lewat Forum Risk Governance

Meningkatkan Manajemen Risiko dan Kepemimpinan

BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan forum diskusi internal bertajuk 'Risk & Leadership Governance Resilience' dalam rangka HUT ke-48 di tahun 2025. Acara ini bertujuan memperkuat Ketahanan Tata Kelola dan memastikan stabilitas organisasi dalam berbagai situasi. Forum dibuka oleh Asep Rahmat Suwandha, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, dan dihadiri oleh Direksi, Dewan Pengawas, serta menampilkan Prof. Wimbo Santoso, mantan Komisioner OJK (2017-2022), sebagai narasumber utama.

Fokus Utama: Pengambilan Keputusan Berbasis Risiko

Selama acara, Asep Rahmat Suwandha menekankan bahwa manajemen risiko tidak hanya menjadi tanggung jawab satu unit tetapi harus dipahami di semua tingkat kepemimpinan. Beliau menyoroti pentingnya Pengambilan Keputusan Berbasis Risiko untuk menjaga keberlanjutan program dan kepercayaan publik. Pemimpin harus memandang risiko bukan sebagai hambatan melainkan sebagai bagian dari strategi organisasi sembari menjaga kepemimpinan etis.

Ikhtisar Keuangan Terkini

Per 31 Oktober 2025, BPJS Ketenagakerjaan mengelola 43,54 juta peserta aktif dengan dana investasi Rp893,30 triliun. Organisasi ini telah membayar klaim manfaat Rp56,63 triliun melalui 4.043.441 kasus. Angka-angka besar ini menggarisbawahi pentingnya praktik manajemen risiko dan tata kelola yang kuat.

Tantangan dan Respons Strategis

Lingkungan bisnis yang berubah cepat, ditandai oleh fluktuasi ekonomi global, perubahan regulasi, transformasi digital, kekhawatiran keamanan data, dan meningkatnya tuntutan layanan, menuntut peningkatan tata kelola risiko. BPJS Ketenagakerjaan menyadari bahwa manajemen risiko yang efektif sangat krusial untuk menjaga kepercayaan peserta dan keberlanjutan jangka panjang.

Pengembangan Kepemimpinan dan Peningkatan Kapasitas

Forum ini menampilkan wawasan dari Prof. Wimbo Santoso mengenai Transmisi Lingkungan Eksternal terhadap Risiko Lembaga Keuangan, Tata Kelola Risiko, dan Manajemen Risiko di Lembaga Keuangan. Sesi-sesi ini bertujuan menumbuhkan pola pikir risiko yang proaktif di semua tingkat kepemimpinan dan memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Pendekatan Kolaboratif terhadap Kesuksesan

Asep Rahmat Suwandha menyimpulkan bahwa keberhasilan BPJS Ketenagakerjaan dalam mengelola dana peserta merupakan hasil kolaborasi kolektif, bukan sekadar upaya individual. Sinergi ini sangat krusial untuk mencapai manfaat jaminan sosial yang menyeluruh bagi rakyat Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Risk ManagementCorporate GovernanceSocial Security Management

Key Events

1

Risk Governance Forum Held

2

Leadership Development Initiative

Timeline from 1 verified sources