Key insights and market outlook
BPJS Ketenagakerjaan menggelar forum Risk & Leadership Governance Resilience untuk memperkuat ketahanan tata kelola dan manajemen risiko. Acara ini menghadirkan Prof. Wimbo Santoso, mantan Komisioner OJK, dan berfokus pada pengambilan keputusan berbasis risiko dan integritas kepemimpinan. Dengan 43,54 juta peserta aktif dan dana investasi Rp893,30 triliun, organisasi ini menekankan pentingnya manajemen risiko yang kuat di tengah perubahan ekonomi global dan transformasi digital.
BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan forum diskusi internal bertajuk 'Risk & Leadership Governance Resilience' dalam rangka HUT ke-48 di tahun 2025. Acara ini bertujuan memperkuat Ketahanan Tata Kelola dan memastikan stabilitas organisasi dalam berbagai situasi. Forum dibuka oleh Asep Rahmat Suwandha, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, dan dihadiri oleh Direksi, Dewan Pengawas, serta menampilkan Prof. Wimbo Santoso, mantan Komisioner OJK (2017-2022), sebagai narasumber utama.
Selama acara, Asep Rahmat Suwandha menekankan bahwa manajemen risiko tidak hanya menjadi tanggung jawab satu unit tetapi harus dipahami di semua tingkat kepemimpinan. Beliau menyoroti pentingnya Pengambilan Keputusan Berbasis Risiko untuk menjaga keberlanjutan program dan kepercayaan publik. Pemimpin harus memandang risiko bukan sebagai hambatan melainkan sebagai bagian dari strategi organisasi sembari menjaga kepemimpinan etis.
Per 31 Oktober 2025, BPJS Ketenagakerjaan mengelola 43,54 juta peserta aktif dengan dana investasi Rp893,30 triliun. Organisasi ini telah membayar klaim manfaat Rp56,63 triliun melalui 4.043.441 kasus. Angka-angka besar ini menggarisbawahi pentingnya praktik manajemen risiko dan tata kelola yang kuat.
Lingkungan bisnis yang berubah cepat, ditandai oleh fluktuasi ekonomi global, perubahan regulasi, transformasi digital, kekhawatiran keamanan data, dan meningkatnya tuntutan layanan, menuntut peningkatan tata kelola risiko. BPJS Ketenagakerjaan menyadari bahwa manajemen risiko yang efektif sangat krusial untuk menjaga kepercayaan peserta dan keberlanjutan jangka panjang.
Forum ini menampilkan wawasan dari Prof. Wimbo Santoso mengenai Transmisi Lingkungan Eksternal terhadap Risiko Lembaga Keuangan, Tata Kelola Risiko, dan Manajemen Risiko di Lembaga Keuangan. Sesi-sesi ini bertujuan menumbuhkan pola pikir risiko yang proaktif di semua tingkat kepemimpinan dan memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Asep Rahmat Suwandha menyimpulkan bahwa keberhasilan BPJS Ketenagakerjaan dalam mengelola dana peserta merupakan hasil kolaborasi kolektif, bukan sekadar upaya individual. Sinergi ini sangat krusial untuk mencapai manfaat jaminan sosial yang menyeluruh bagi rakyat Indonesia.
Risk Governance Forum Held
Leadership Development Initiative