Key insights and market outlook
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah meluncurkan Kanal Komunikasi Risiko Obat Palsu untuk memberantas obat palsu. Platform ini menyediakan informasi resmi tentang temuan obat palsu, termasuk identitas produk, metode distribusi, dampak kesehatan, dan tindakan hukum yang diambil. Masyarakat dapat mengakses informasi ini melalui situs web resmi BPOM dan kanal media sosial. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya obat palsu dan memberdayakan konsumen untuk mengidentifikasi produk asli.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah meluncurkan Kanal Komunikasi Risiko Obat Palsu sebagai bagian dari upaya mereka untuk memberantas peredaran obat palsu. Platform baru ini berfungsi sebagai sumber informasi resmi terkait temuan obat palsu, termasuk detail tentang identitas produk, metode distribusi, dampak kesehatan, dan tindakan hukum yang telah diambil oleh lembaga.
Isu obat palsu merupakan masalah global serius, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa sekitar 1 dari 10 produk medis yang beredar di negara-negara ini adalah produk substandar atau palsu. WHO secara aktif mendorong otoritas regulasi di seluruh dunia untuk mengomunikasikan temuan tentang obat palsu kepada publik sebagai bagian dari upaya untuk mendidik dan memberdayakan konsumen.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menekankan bahwa kanal baru ini mewakili komitmen lembaga dalam memberantas peredaran obat palsu melalui komunikasi risiko yang efektif. Dengan menyediakan informasi yang akurat dan mudah diakses, BPOM bertujuan melindungi kesehatan dan keselamatan publik sambil menumbuhkan komunitas yang lebih terinformasi tentang risiko yang terkait dengan produk farmasi palsu.
Launch of Counterfeit Drug Monitoring Platform
Enhanced Public Awareness Campaign