Key insights and market outlook
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa 0,77% dari 7,46 juta orang penganggur pada Agustus 2025 adalah korban PHK. Sektor manufaktur, pertambangan, dan perdagangan menjadi sumber utama PHK tersebut. Wakil Kepala BPS, Moh Edy Mahmud, menyatakan bahwa industri-industri tersebut merupakan penyumbang terbesar pengangguran akibat PHK pada tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis data yang menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Indonesia yang menganggur pada Agustus 2025 adalah korban pemutusan kerja. Menurut BPS, 0,77% dari 7,46 juta orang penganggur pada Agustus 2025 kehilangan pekerjaan mereka karena pemutusan kerja. Statistik ini menekankan tantangan yang sedang berlangsung di pasar tenaga kerja, terutama di beberapa industri tertentu.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, menyoroti bahwa sektor manufaktur, pertambangan, dan perdagangan merupakan kontributor utama pemutusan kerja. Industri-industri ini secara historis sangat penting bagi perekonomian Indonesia, mempekerjakan jutaan pekerja. Data menunjukkan bahwa sektor-sektor ini telah mengalami restrukturisasi besar-besaran atau menghadapi tekanan ekonomi yang menyebabkan pengurangan tenaga kerja.
Laporan BPS menunjukkan perlunya pemantauan yang cermat terhadap sektor-sektor kunci ini untuk memahami penyebab utama pemutusan kerja. Pemerintah Indonesia dan pemangku kepentingan terkait mungkin perlu mempertimbangkan intervensi kebijakan untuk mendukung pekerja yang terkena dampak pemutusan kerja dan untuk menstabilkan lapangan kerja di industri-industri kritis ini.
BPS Unemployment Report
Layoff Statistics Release
Industry Performance Review